Blogger Widgets
Tampilkan postingan dengan label malaysia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label malaysia. Tampilkan semua postingan

Putra Boulevard


selama 6 bulan lebih saya berada di malaysia untuk menjalani job training perhotelan dalam study saya,6 bulan amat singkat bagi saya, selain karena dulu belum punya niat untuk membuat short travel story, saya juga tak banyak membaca media pada saat itu. ya walhasil rasa nya ingin memutar waktu yg ada untuk kembali dan berkeliling lagi ke malaysia,

putra jaya sebuah kota kota baru di malaysia yang penuh dengan rancangan 100% atau banyak yg menyebutnya sebagai planned city,
pengalihan pemerintahan malaysia ke putra jaya merupakan ide dari perdana menteri tun mahatir mohammad, namun kuala lumpur tetap di jadikan sebagai ibu kota malaysia dan sentra keuangan malaysia, pemindahan kursi pemerintahan ke putrajaya dengan alsan karena di kuala lumpur memiliki banyak kemacetan dan tingkat kriminalitas super complek di banding kan dengan putra jaya.
putra jaya yg terletak hanya 20 km saja dari KLIA dan sepang internasional cirkuit membuat nya  sangat strategis dan mudah untuk diakses dengan apa saja, hanya dengan kereta klia transit dari kl sentral dengan kocek RM12 sekali jalan 25 menit anda sudah berada di putra jaya sentral, dan dari situ tinggal mengambil bus nadi putra no 401, 402, 100, 101, 102 anda sudah bisa mengakses all kawasan putrajaya dengan menggunakan bus. tak usah khwatir untuk bertanya, karena banyak informasi yg telah di sediakan di dalam bus ataupun di putra jaya sentral.


sepanjang mata memandang yg terlihat di kota ini tak lain adalah taman2 yg apik tersusun rapi, ya maklum saja putrajaya yg merupakan planned city sudah di rancang sedemikian rupa untuk di jadikan kota baru yg teratur apik dan sesuai dalam skema tun mahatir mohammad, putrajaya yg menuyunsun konsep "msc"( multimedia super corider) dipadukan dengan artistik taman2 nya membuat kota ini menjadi model city garden dengan jaringan informasi canggih berbasis pada teknologi multimedia, jadi  anda tak perlu khawatir untuk akses internet di kota ini, sepengatahuan saya hampir di setiap sudut kota ini memiliki akses free wifi unutk public, so bbm man tetep jalan dehh,,

pada main boulevard terdapat komplek perkantoran perdana menteri atau di sebut juga sebagai putra perdana building, dimana lokasi nya sangat strategis menghadap ke dataran putra, dengan mgambil bis dari putra jaya sentral bus no 101  dengn kocek RM3 anda sudah dapat mengakses tempat ini,cukup berhenti di stasiun masuk ke mesjid putra ( mesjid pink) anda bisa berjalan menelusuri dataran putra yg penuh dengan nilai arsitek,
jangan lupa unutk menyempatkan diri menyelusuri lake yg berdekatan dengan perdana mosque, anda dapat menuju lower ground  dan berkeliling dari tempat tersebut menikmati deraian air tasik putra. tak perlu khwatir jika perut keroncongan karena ada banyak cafe yg tersebar di lower ground dekat dengan lake yg ada. bagi anda yg memiliki kocek yg cukup coba saja cruise ship yg tersebar di lowe ground, dengan harga yg cukup variatif start over RM40 anda bisa menikmati sunset dari tasik putra dan berkeliling area lake putra lebih kurang selama 1 jam.
jika berminat untuk masuk ke dalam mesjid pun diperbolehkan dengan syarat anda mengenakan tudung menutupi kepala, tourist non islam pun di perbolehkan untuk masuk kedalam area mosque tidak ada larangan hanya sebelumnya menguhubungi counter pelawatan di entry masuk pink mosque ini.


© foto by: bella annisa


idul adha 2009 saya berkesempatan untuk sholad idul adha di mesjid ini, hehe beruntungnya saya saat itu, tapi untuk masuk ke area boulevard mobil tidak di perkenakan pada saat itu, jadi hanya sampai batas 1 km kita memarkir kendaraan , walhasil kita butuh waktu yg lumayan unutk jalan dari tempat parkir ke dalam mesjid, area ini bisa menapun 15000 jemaah. mesjid putra memiliki 3 area, prayer area "shan". ruang pembelajran dan ruang untuk berbagai macam aktifiti yg sering di selenggarakan oleh dewan mesjid,
dari bus rapid kl yg saya pernah lalui, mesjid  dari kejauhan seolah2 mengapung diatas air, ya memang ternyata tak lain konsep awal dari mesjid putra itu demikian, susunan batu granit merah muda nya menambah kesan bercahaya, karena mesjid ini menggunakan warna yg berbeda dengan kebanyakan mejid pada umumnya,






perdana putra building pun tak luput dari pantauan dari boulevard putra ini, bangunannya yg dari kejauhan seperti istana membuat paling menonjol yg terletak di tengah2 boulevard putra, dengan konsep arsitek malay yg islamic nya terkesan sangat elegan dengan kubah hijau di atas nya.
didalam nya terdapat kantor perdana mentri dan wakil perdana mentri, serta beberapa kantor penting lainnya economic council office dan ruanga2an untuk delegasi kenergaraan. perdana putra building ini tidak dibuka untuk umum, jadi hanya boleh di lihat dari gerbang perdana putra nya saja, sangat disayangkan memang tidak di perkenankan mengujungi bagian dalam nya untuk sekdar melawat ataupun melihat interior dalam nya.

putrajaya so proud memiliki mesjid terbesar dan menjadi salah satu icon wisata the new planned town ini.
dan saya pun senang karena bisa melewatkan solat idul adha di mesjid ini.tak hanya itu bagian taman mejid putra ini cocok untuk menikmati sore ria anda bersama keluarga, biasanya banyak warga sekitar mengunjungin tempat ini di kala sore hari dengan keluarga mereka, sepatu roda, bicyle, badminton ataupun permainan lain tak luput dari pantauan,
area yg nyaman, bersih dan masih natural menjadikan area boulevard perdana putra ini salah satu yg wajib anda kunjungi ketika ber backpack ke putrajaya,

so dont miss the real planned town in malaysia



Venice Of Malaysia

0 comments


continue dari page posting terakhir yg saya tulis setelah seharian muter-muter dan naik sampai ke sky bridge dan setelah itu beribadat ke batu caves, setelah itu lanjut ingin pulang ke cyber jaya, tapi ada obrolan sedikit ama siy metha yg kebetulan satu mobil dengan saya, mau hunting ke the mines shooping mall seri kembangan  untuk yg terakhir kali, yasudah di tengah perjalanan pulang saya minta di turunkan di terminal putra jaya central untuk pergi ke mines mall, berhubung 2 teman saya yg lain ada di mobil teman hotel yg satu nya lagi, jadi kita terpencar dan unlucky 2 teman saya tidak bisa ikut bergabung ke huntingan terakhir ini,

the mines shopping mall ini salah satu shopping mall yg berbeda dari shopping mall pada umum nya, karena yg special dari mines ini adanya danau yg dulu nya sebagai tambang timah dan di hubungkan dengan kanal2  kebagian dalam mall, danau yg cukup besar terdiri dari bagian utara dan selatan. 
maka dari itu kawasan ini dinamakan "mines" ya karena satu sebabnya mungkin dulu sebagai area pertambangan. mall ini merupakan bagian dari the mines resort city dimana merupakan kesatuan dari mines wonderland theme park, mines resort & golf club, palace of golden horses hotel, and mines international exhibition & convention center, semua area itu berada di area mines resort city yg berada di seri kembangan selangor malaysia


perjalanan kurang lebih 45 menit by rapid kl nomer 414 dari statsiun putra jaya sentral ke depan mines. baru pertama kali nya pergi ke mines dengan menggunakan sarana umum seperti ini, sengaja saya dan teman saya duduk tepat di belakng supir rapid kl, untk bisa bertanya turun dimana nanti untuk sampai ke mines, untung bapa2 separuh baya itu dengan logat jawa melayunya memberikan rute2 nya, dan ketika sampai tempat tujuan dia membrentikan rapid kl untuk kami, tapi bingung ketika turun dari bus, nyari pintu masuk nya dari sebelah mana, karena biasanya melalui basement parkiran yg tinggal naik lift saja sudah sampe ke area mall,, dan tidak perlu menggunakan water taksi untuk bisa masuk ke area mall.
tanya2 lagi deh akhirnya, tapi sukses lho, akhirnya menemukan pintu masuk nya, yap menggunakan water taksi untuk bisa mengakses area mines shopping center. dengan tiketnya yg cukup terjangkkau hanya RM2 sekali jalan. water taksi ini berangkat 20 menit sekali, walaupun sepi penumpang water taksi ini tetep jalan tidak nunggu sampai penuh, saat itu saya hanya ada saya, teman saya dan 1 couple dalam water taksi itu, kapasitas 1 kapal 15 orang hanya diisi 4 orang penumpang ke bayang kan gimana kosong dan lega nya water taksi itu, danau yg cukup bersih dan terjaga, maklum lah negara yg benar2 pesat n teratur jadi semua terjaga kebersihannya. 
water taksi ini tidak langsung straight away ke tujuan kanal dalam yg masuk ke area mall, tapi ya setengah jalan nya berkeliling2 mengitari area danau yg cukup luas, dari water taksi kita bisa melihat sebagian kawasan mines, hehe maklum tiket hanya 2 ringgit ga da lah ceritanya bisa keliling semua area, lain ceritanya klo cruise ship. well,, di atas water taksi sempat ngobrol2 ma pengemudinya yg kebetulan mas2 jawa ( padahal thailand) , awal nya thu mas2 saya kira orang melayu, dengan pede nya ngomong melayu deh, 
"pak cik dah lama ke keje kat sini"
hehe dia malah jawab dengan senyuman, trs ngomong inggrs2 logat thai dah,
"i cant speak malay, can u speak english girl"


kaget bgt mas2 itu ngomong inggris ternyata wajah nya menipu, tak pikir sampean wong jowo mas,, wealah nyata ne wong thai wkkwkw, ketawa ngakak sama siy metha
ok ok singkat ceritanya mulai lah ngobrol, and saya ngerequest buat berhenti  di dekat fountain yg ada di tengah danau, awal nya mas2 itu nolak karena alesan jadwal yg sudah tetap, tapi akhrinya saya dan penumpang yg couple itu berhasil membujuk mas2 itu, water taksi berhenti 10 menit ditengah danau, dan saya pun bersnapshot  ria diatas water taksi, sampai siy mas2 itu saya pinjam kendali stirr nya, dan dia memotokan saya dan teman saya, misi nyuruh mas2 berenti di tengah2 danau berhasil2,, yiiipiiiii
penuh dengan nuansa cina yg serba memerah pada dekorasi dalam kanal , merah maronn membara, 
30 menit diatas water taksi lumayan lah menghilngakan penat.
its shopping times, n nyegerin mata liat yg fresh2, meskipun pasti tidak bisa mengitari semua area mall, karena waktu sudah terlampau sore dan saya dan metha pun sudah letih untuk berkelililng sepagian.


jadi apabila anda bosan selepas berbelanja bisa mengambil waktu minimal 30 menit menaiki taksi air ataupun cruise untuk menikmati danau dan berkeliling di sekitar the mines shopping mall ini, atau jika ingin lebih puas mengitari area mines resort city ini anda bisa mencoba cruise yg akan membawa anda berkeliling2 seluruh area mines. 
dengan kocek RM42 untuk  bisa menikmati full package tour cruise seluruh wailayah mines lengkap dangan guiding history of mines dan berkesempatan juga untuk merasakan water lift dan entrance fees untuk menuju area musical fountain yg biasa nya diadakan malam hari

usually people called mines as a venice of malaysia
so happy shopping like in Italy guyss,,,
but remember dont through out the waste to the lake,
be a kind for our nature

credit* malaysiavacationguide

all the snapshoot of mine can you visit this " snapshoot the smallest part of the memories"






surprise from nature in new year

0 comments


alam sangat berbaik hati pada ku sore itu.
Dia menujukan kuasa nya pada ku di sore itu, sebuah surprise yg sangat tak terkira di awal tahun

sungai tembeling terkenal dengan sungai terpanjang yg membelah pahang malaysia, menjadikannya juga sebagai area taman nasional pahang yg masih serba natural, hadiah terindah untuk saya di awal tahun 2009 lalu bisa berkesempatan mengunjungi taman negara dan ber camp ria selama 2 malam disana. dan yg tidak saya pernah lupakan adalah keindahan pelangi yg sedikit malu2 untuk menampakan pesona nya sore itu setelah rintik gerimis membasahi peluh di badan,



menikmati indahnya rainbow dari atas boots yg sedang melaju di iringi percikan air sungai tembeling dan deruan para penghuni hutan menambah ke ajaiban sore itu, seiring boots yg saya tumpangi melaju kearah air yg lebih deras untuk menikmati jeram sungai tembeling, pelangi nan molek itu pun perlahan sirna dari lukisan bak di hapus sang pencipta nya, tak tergambarkan sore  yg penuh kedamaian itu

lanjut lagi dengan meniti jeram sungai tembeling yg penuh riak, teriakan kami seolah membelah hutan dan mengalahkan deras nya suara air sungai itu, tak terasa sudah sampai senja kami di sungai tembeling, perjalan balik lagi2 di kejutkan dengan  surprise dari alam yg maha indah, 
sunset over the river, nice and funtastic, i would be forever n wont be moving, kemilau jingga, biru kelabu di tutup dengan segores awan nampak indah di tengah sungai dengan tepian hutan taman negara, dan kami berada di antara nya, seolah2 seperti dalam lukisan, sepasang mata dan kamera ku belum cukup untuk melukiskan keindahan alam sore itu, ya, akan selalu terbesit dalam ingatan ku gambaran lukisan alam pada sore itu,


hadiah terindah dari alam untuk ku di awal tahun 2009 lalu,
dan aku percaya masih banyak hadiah indah lainnya dari alam untuk ku, asal aku mau berbagi keindahan juga dengan alam ku,

nature n me


all the snapshoot of mine can you visit this "snapshoot the smallest part of the memories"

Tempat Suci itu Ada di dalam Batu

0 comments




siang itu selepas menyantap makan siang di salah satu kedai mamak (toko makan orang india islam di malaysia) saya beserta 3 teman saya dan 3 kawan malaysia yg masih segar bugar walaupun sudah berkeliling di taman menara petronas, kita melanjutkan untuk meneruskan perjalanan ke batu caves, sebuah kuil hindu terbesar untuk kawasan  malaysia yg berdiri kokoh di dalam goa batu.

berjarak tak kurang dari 13 km saja dari menara petronas membuat waktu nya tempuh tak begitu lama untuk sampai ketempat ini,



beruntungnya saya saat itu bersama kawan malaysia yg siap mengantarkan saya dan teman2 saya kemana saja, no need take a long time untuk naik kendaraan umum ( maklum siswa training yg mengandalkan hemat untuk jalan-jalan)


ps* untuk info ke batu caves jika menggunakan kendaraan umum bisa naik bus intrakota no:11D pasar mini, atau bis cityliner no.69 dari jalan pudu
kisaran tiket RM 10



akses jalan menuju batu caves yg sedikit trouble ketimbang kawasan putra jaya yg cukup tertib, membuat saya dan rombongan harus bersabar untuk bisa masuk ke area parkir, maklum saat ini juga sedang di lakukan pelebaran jalan untuk akses menuju kawasan ini, di samping itu banyk juga pedagang yg memenuhi sepanjang jalan menjual atribut persembahyangan untuk umat hindu yg ingin sembahyang di dalam kuil.
but actually nice, saya sedikit belajar tentang multikultural dari macam2 etnik yg saya temui selama di perjalanan.

tidak perlu fee entrnce untuk masuk ke dalam area batu caves ini, hanya perlu membayar RM 5 untuk parkir bagi anda yg membawa kendaraan pribadi, 

semerbak aroma dupa yg saya hirup ketika pintu mobil terbuka, ya baru di area parkiran saja dupa sudah bertebaran di mana2, ga bisa saya bayangkan bagaimana di dalam sana, pasti lebih kental aroma dupa nya,
well,, satu teman saya sudah mulaii angkat tangan dan memasang muka melas se melas2 nya, ketika menoleh ke arah "dewa emas" sebutan teman saya untuk patung besar di area batu caves ini, 
ya tatapan matanya menuju ke ratusan anak tangga yg menjulang ke bagian atas goa,
klo saya siy masih banyak tenaga yg tersimpan sekalian membakar lemak yg ada setelah menyantap tomyam seafood menu makan siang tadi. jadi semangat 45 dehh untuk meniti ratusan anak tangga.

sebelum olahraga nanjak , ngasih makan dulu ah ke burung2 pigeon  yg berterbangan di mana2, well saya suka pigeon tapi saya tidak suka akan kotorannya yg bertengger di mana2, potongan roti yg saya sebar pun lahap di santap oleh pigeon2 liar itu. and  let's go to the cave...


meta teman saya yg sudah  memasang muka manyun nya itu tetap tidak mau diajak ke atas yasudah terpaksa dia menunggu di bawah dengan bang kuswady  rekan hotel yg menemani saya.

bru setengah jalan, dah lemes niy dengkul, maklum jarang olahraga selama training,
bru kira2 di 100 anak tangga saja pemandangan kl dan sekitarnya dari tempat ini sudah lumayan ok lah, apalagi diatas, lanjut lagii kay,, ahh, saking semangat nya lupa ga bawa minum ke atas,
mana ga da tukang jualan minum lagi di atas, yg ada air rembesan dari stalagnit yg menetes dari atap goa, ga mungkin kan minum air itu, yasudahlah menelan ludah aja buat sebentar menutup dehidrasi.
terkagum dengan ciptaan NYA yg maha sempurna walupun di area ini bukan muslim kusus nya tapi, mahakarya Sang Pencipta terlukiskan dimana pun tak mengenal agama. saya terkagum saat pertama berdiri di anak tangga terakhr, menikmati pemandangan ke arah kota, menatap menara kembar itu dari kejauhan yg bebarapa jam sebelum nya saya berada di antara kedua menara kembar itu. membalikan diri 180 derajat saya menatap  kokoh nya goa yg di jdikan sebagai tempat suci bagi umat hindu ini,
actually nama kuil nya "kuil Sri Subramaniyar Swami Devasthanam" welll tpi saya masih penasaran siapa nama patung dewi emas itu,

berjalan dalam goa biasalahh ada bau2 anyir dari para mahluk penghuni goa siy hewan nokturnal, dan tak asing lagii untuk saya dengan bau2 seperti ini,
sepanjang goa terdapat banyak sekali statue tentang dewa dewi dalam agama hindu, ehm, ya nama nya jga kuil wajarlah ada banyak patung ( kita harus hormati perbedaan, tidak boleh saling menyepelekan)
yg pnting dengan tertib dan tidak mengganggu pribadatan mereka yg sedang beribadah,

ehm, walaupun itu tetep sempet narsis juga di dalem nya yg penting tidak  ganggu mereka yg sedang khusyuk berdoa pada dewa nya. ada satu yg menarik di dalam goa ini, yaitu ular dan monkey yg di istimewakan di goa ini, dan mereka jinak sama seperti monkey2 di bali yg di istimewakan,
tapi perlu berhati-hati klo membawa kantong kresek ataupun tentengan ke dalam batu caves bisa jadi itu langsung di samber atau di toal toel ama siy monkey2 lucu itu,,

ada 3 goa dalam batu caves ini, yg terbesar ya ini lah goa tokong yg saya kunjungi atau disebut juga  temple cave karena di dalam nya ada kuil utnuk persembahyangan,
yg kedua ada goa kelam ( darkness cave ) yg perlu membayar entrnce fee dan sebuah guide untuk masuk kedalam nya, krena di butuhkan pengaman badan dan masih sangat alami formasi batu2an stalaktit nya,
satu lagi goa art ( art gallery cave ) yg terletak di kaki anak tangga, berhubungan keterbatsan waktu saya hanya bisa mengunjungi temple cave n darkness cave,
kusus darkness cave cuma hanya mulut goa nya saja ya, dan membaca informasi yg ada di dalam nya, karena keterbatasan waktu dan membayangkan teman saya yg ada di bawah sana, pasti bossan klo harus menunggu berlama2, oia tidak hanya di dalam goa saja para penghuni batu caves ini berkeliaran tapi di sekitar anak tangga pun para kurcaci ini sudah berkeliaran dimana2, hehe jdi menyempatkan diri untuk foto bersama mereka, sayang tidak ada pwang untuk para kera ini, padahal kan enak klo ada pawang nya, membayangkan bisa menggendong mereka ( ngarep )

*tips 
pastikan selalu membawa uang ringgit pecahan kecil untuk membeli barang ataupun shovenir, karena ada sebagian pedagang ada yg mengambil trik dengan alasan tidak ada kembalian, dan mereka menawarkan opsi utuk mengambil satu jenis barang lainnya, jgn terkecoh untuk hal itu ya,,
 jgn lupa untk berbagi makan untuk pigeon2 cantik itu ya.



well, perjalanan budaya kali ini cukup sampai dsini, karena waktu sudah tidak bersahabat, karena salah satu teman yg mengantarkan saya dan ke 3 temn saya ada shift siang seharusnya tapi dia merelakan untuk mengantrakan kita berkeliling2, thnk you bang kuswady, dan akhrinya kita harus kembali ke cyber jaya tempat kediaman kita semula,,



ga berhenti sampe sini deng perjalan hari itu, masih ada satu tempat lagi,  menjelajahi mines mall n resort nantikan ceritanya,


meniti skybridge

0 comments

weekend di minggu ke dua april ini saya dan teman2 saya yg rusuh berkesampatan untuk melawat ke sky bridge petronas tower. chif azlie sebagai chif security untuk petronas park area menepati janji nya akan mengajak kami ke sky bridge. so kami tidak perlu ber-antri untuk mendapatkan tiket masuk ke sky bridge,
meta, ulan, dan bella teman satu tempat training saya  ikut dalam perjalanan dan juga abang kuswady supervisor fo di hotel tempat kami training dan satu lagi bang hazrul, beliau ikut mendampingi kita dalam trip tersebut.

Taman Negara Part-2

0 comments


hari kedua di taman negara

bangun pagi2 sekali, jam menunjukan masih pukul 5 pagi, melihat kk triyas yg masih pulas tertidur saya tidak tega membangunkannya, buka tenda ternyata tak begitu dingin di luar, bangun2 yg saya tuju langsung meja tempat  makanan2an hehe nyari roti buat ganjel perut yg laper,



kaya kucing aja ya pagi2 gelatakin meja makan,, wkkw

satu persatu penghuni tenda bangun dan keluar dari sarang nya,  saya membantu kk triyas untuk menyiapkan sarapan pagi yg simple, roti dan teh manis, 
tanpa mandii di pagi hari itu , saya dan yg lainnya bergegas untuk siap2 melakukan jungle tracking, pukul 8 kita meninggalkan tempat camp kita, dan menuju entry point untuk mengkonfirmasi rencana kita untuk explore ear cave dan menyewa boot untuk berjeram ria di sungai tembeling. 

ear cave dan menyewa boot selama setengah hari meronggoh kocek RM50 per orang,

setelah deal pembayaran dan waktu untuk explore ear cave pada pukul 1 siang, kami bergegas menyebrang ke taman negara dengan menggunakan river boot dengan biaya RM1 sekali jalan, boot ini merupakan salah satu alat tranportasi yg menghubungkan taman negara dengan tepiian kuala tahan.


sebelum tracking biasa kita harus lapor diri walaupun tidak membutuhkan waktu lama, tapi unutuk bersiaga2 untuk hal2 yg tidak diinginkan, 
sekaligus meminta peta tracking dalam hutan.
singkat cerita 1 abad yg lalu sungai tembeling ini pernah di landa banjir besar sampai luapan airnya mengenggelamkan area sekitar, dan pulau utamanya ini, 
ada tanda di atas batu yg menuliskan batas air pada waktu banjir besar di tahun itu,     

( sambil ngebayanginn gila kali ya dulu tempat saya lagi berdiri lumayan dengan anak tangga yg buat pegel, masih ada sign  bates air pas banjir,, ehm, kelelep abis2 nya ini mahh)

welll, tracking di mulai, setelah sedikit merudingkan kemana saja kita akan menapaki kaki di hutan ini, rute yg kami ambil jetis rimba, dan titian kanopi, 
hutan yg masih begitu alami dengan kelembapan nya sangat tinggi dan stuktur tanah yg agak becek membuat kami harus ektra berhati2, dan juga  harus beware dengan hewan kecil penghisap darah itu, 


saya benar appriciate kepada negara yg satu ini, semua serba terjaga dan benar masih terawat, warganya mematuhi semua peraturan yg ada. andai indonesia seperti ini, yg dulu punya hutan yg lebih ekssotis dan keindahan alam yg lebih funatik di bandingkan negara2 lain yg ada di dunia,
well, saya nikmati berjalan diantara pepohonan rimba  yg berumur mungkin ratusan tahun, 
ada beberapa spesies tanaman langka juga yg saya jumpai disini.
tapi hari itu kurang begitu beruntung karena kami tidak bertemu dengan hewan2 berkaki 4 seperti yg di ceritakan orang tempatan, tapi cukup puas di hibur oleh kicauan burung2 yg memecah keheningan di dalam hutan, 
berjalan 2,5 km menuju jetis rimba tidak begitu terasa melelahkan, karena saya begitu menikmati perjalanan yg ada, meskipun 

bebarapa kali sempat terpeleset karena licin nya track yg ada, 


hampir satu jam kita sudah sampai di jetis rimba, sebuah bukit yg dari tempt ini kita bisa melihat sebagian kawasan hutan dari atas bukit ini, dan juga puncak gunung tahan bisa kita lihat dari tempat ini.
lumayan melepas lelah bersantai sejenak di atas bukit ini. 

30 menit cukup untuk berlama2 dan bermalas2an diatas jetis rimba, waktunya turun dan menikmati berjalan di atas canopy terpanjang di dunia.




awalnya benar2 penasaran apa benar canopy walk ini yg terpanjang di dunia, rasa nya mikir rada aneh dan tidak percaya untuk hal itu,
tapi ternyata apa yg di sampaikan benar ada nya,
titian canopy yg ada di taman negara ini mrupakan satu2 canopy yg terpanjang diatas hutan dan masih terjaga keasriannya sampai saat ini, dengan tinggi dari permukaan tanah sekitar 50 meter, dan panjang 510 meter canopy ini cukup menguji nyali untuk kita yg takut akan ketingian, dengan tiket masuk nya RM5 kita sudah dapat berjalan di titian canopy ini.
titian canopy ini tidak buka setiap saat, melainkan  jika cuaca bagus saja,karena cukup berbahaya jika berjalan di atas canopy disaat hujan lebat bahkan angin kencang. 
dan tak perlu khawatir karena canopy ini one way, jdi tidak akan khwatir bertabrakan dengan para tracker lainnya ketika meniti di canopy,
banyak orang yg mengatakan jikalau belum berjalan di atas canopy ini belum syah mengunjungi taman negara, jadi ya sudah merupakan suatu kewajiban, 
dari canopy ini, kita bsa melihat hutan rimba dari atas, sembari mengamati sisi hutan,
nice walking in the canopy, never forget that i've been here.

teman seperjalanan kita pada hari itu kebanyakan turis asing dari newzealand dan prancis, tak ada orang asia selain penduduk tempatan yg kita temui ketika di perjlanan.

sudah mendekati siang hari dan waktunya kembali ke entry point dan menikmati makan siang diatas toko penjual makanan yg tersebar di atas sungai tembeling,
menu makan siang saya hari itu selalu tom yam seafood dan segelas ice lemon tea, cukup untuk menambah tenaga siang itu,

saatnya untuk explore di ear cave atau gua telinga, yg terdapat di bagian sisi lain dari pintu masuk taman negara. so butuh boot unutuk mencapai tepi jalan masuk ke dalam goa
sang pemandu sudah siap dan kami menggunakan sampan bermesin unutuk sampai ke tepi jalan menuju goa, kurang lebih 20 menit kita butuhkan untuk menempuh jalan ke goa dari tepi sungai, jalan nya lumayan parah sangat bnyak genangan lumpur dan berbahaya jika tidak berhati2,
dinamakan gua telingan karena ukurannya yg sangat kecil konon menyerupai telinga orang dewasa.
saya punya trauma kusus tentang ular, yg membuat saya berpikir dua kali untuk tidak masuk kedalam goa ini, tapi karena sang pemandu menyakinkan tidak ada ular goa, yasudah dengan hati cemas saya mulai menuruni goa, dan mengikuti yg lainnya menyelusuri goa ini, memang cukup kecil dan benar harus piawai untuk memfleksibel kan badan ketika masuk kedalam goa ini. bau anyir goa karena kotoran kelelawar sangat tajam di goa ini,hewan nokturnal itu bergelantungan langit2 goa yg jaraknya tidak lebih dengan batas kepala. pastinya menyentuh t*i kelelwar itu sudah biasa karena dimana2 pasti kotoran kelelawar dan jangan tanya untuk hal itu. hehehe, ada sungai kecil juga di dalam goa telinga ini, kurang lebih 30 menit saya dan kawan2 menyelusuri goa kelelawar ini, mulai dari pintu masuk dan berakhir di pintu keluar nya, 
dan satu lagi untungnya saya tidak bertemu dengan hewan melata yg satu itu, klo di dalam saya bertemu dengan ular mungkin sudah tidak akan kembali lagi karena bisa2 mati mendadak di dalam goa, wwwkwkwkaka



dalam perjalan kembali kami sempat singgah di tempat suku asli  taman negara, mereka tinggal secara berkelompok, mungkin hanya ada 3 kelompok kecil suku orang asli  dan mereka masih benar2 melestrikan adat dan budaya mereka, kalo di indonesia sama sperti suku baduy dalam lah kurang lebih,
tidak mengenal peradaban sama sekali mereka, dan masih memanfaatkan hasil hutan untuk berburu, mereka sangat pemalu, apa lgi anak2 kecil dan wanita nya. berbeda dengan kepala adat yg sudah welcome dengan para turis yg datang.
mereka tidak pernah keluar dari area mreka, ataupun menyebrangi sungai keluar dari pulau. terkadang sesekali ketua adat saja yg keluar dari pulau, itupun untuk mengahdiri jika ada undangan dari jabatan setempat, bahasa yg mereka gunakan pun masih bahasa melayu jawa kuno.

pukul 3.30 sore kami menuju tepian sungai untuk menaiki boot lagi dan kali ini kami akan  ber rapid shooting, ada beberapa jeram yg sangat menantang disungai tembeling ini, jaraknya ada beberapa yg cukup jauh dari entry point, tapi lumayan sembari berkeliling mengitari pulau utama, menantang jeram sangat mengasyikan dan penuh dengan memacu adrenalin. 
berbasah2 ria dan berteriak2 ((wowww,,,,))aktifitas sore itu,
oia sebelum ber rapid shooting kami di sambut dengan lukisan pelangi di langit yg membiaskan warna2 indah, memang sepertinya hari itu begitu special ketika kami berada disana,   saat itu kita menuju sungai yg agak jauh dari entry point untuk menuju jeram yg paling menantang, berkali2 perahu motor dengan 7 orang diatasnya menerjang jeram dan dengan kepiawaian sang pengemudi memainkan kendali perahu motor nya membuat suasana lebih mencekamkan. setelah puas kita menuju sungai lata berkoh yg air masih sangat jernih. perahu motor di tepikan dan kita berenang di dalam sungai yg airnya benar2 jernih, meskipun tidak dalam tapi cukup lah untuk menyegarkan di sore ituu,tak berlama2 kami di lata berkoh karena hari akan gelap dan sepertinya akan datang hujan.
perjalanan pulang matahari hampir tenggelam, dan untuk terakhir kalinya kami menantang jeram lagi, sampai berulang kali,
dan saya menikmati sunset dari atas perahu motor yg kami tumpangi,
wow, extreamly nice shoot,
hilang semua rasa lelah setelah melakukan jungle tracking,, berjalan di atas canopy explore ear cave dan beradu dengan jeram sungai tembeling, keindahan hari ini tidak terbayarkan, dan akan selalu membekas,

well, so this night the last night saya berada disini, ga mw tidur awal lagi, karena belum tw kapan bakalan bisa kembali lagi kesini. nikmati  makan malem terkahir dan bersenda gurau dengan chef  fauzan, bang ipin, kk triyas , bang zul, dan kekasih nya,
thnk you all, sudah mengajak saya ber cuti cuti ria ke taman negara, 
malam yg indah ditemani bulan yg benderang pada hari itu, sungguh sepertinya alam menikmati keberadaan kita pada saat itu, sehingga mereka mngeluarkan keindahnnya untuk kami, dari pelangi di sore hari dan bulan yg benderang di malam hari ini. awesome
rasa nya ga ingin cepat2 beranjak dari tempat ini,
mau sekali saya tinggal di tempat ini, ya meskipun jauh dari kota ataupun mall2, tapi cukup lah untuk benar2 kembali pada alam,

pagi hari rasanya malles sekali bagun karena hari ini waktunya untuk bergegas kembali pulang ke putrajaya. boot kami pukul 11 siang untk kembali ke kuala tembeling jetty point, so masih punya cukup waktu untuk tidak terburu2
setelah sarapan, mandi, dan merapikan kembali semua perlengkapan, kami bergegas ke dermaga unutk menunggu boot yg akan berangkat ke jetty point sambil menunggu tak lengkap jika tanpa secangkir teh tarik, heheh biasa teh tarikholic, jadi apapun situasinya minumnya tetep teh tarikk punya malaysia,
waktunya balik, wktu tempuh yg kita butuhkan hanya 2 jam untuk balik ke kuala tembeling, karena kita tidak melawan arus jadi akan lebih cepat.
perjalan pulang tak da yg special, wkwkw sudah merasa jenuh berada diatas boot sebelum nya, 
setelah tiba di jetyy poin, kita bergegas untuk ke mobil, merapikan barang dan mengeluarkan udara panas selama mobil tidak dibuka untuk 3 hari. 
tak lupa kami melaporkan diri ke pos setempat jikalau kami sudah kembai dengan selamat.

kurang lebih pukul 3 kami meninggalkan kuala tembeling jetty dan langsung menuju ke rumah paman dari chef fauzan yg tidak jauh dari kawasan jerantut pahang,
sesampainya di sana kami sudah disambut mereka yg kebetulan suku jawa malaysia ucapaannya tidak jauh berbeda dengan jawa indonesia, pasti nya saya mengerti tentang logat mereka, hehhee,
menyantap makan malam di rumah atuk dengan lauk yg sekadarnya tetapi yg membuat lahap karena ada sambal kemangi nya yg nuampol bgt, jadi ga malu2 buat nambah, 
nonton tv, tiduran sebentr di rumah atuk rasa nya adem bgt, rumah panggung yg cukup besar ini terasa nyaman ga mw pulang sebenarnya tapi kita sudah harus kembali ke kota,
jam menunukan pukul 9 malam, dan kita akan menuju putra jaya, back to lovely bed,

tapi ga tau nya di tengah jalan bang ipin mengajak untuk mampir ke genting highland, karena jalanan pulang yg kita lalui searah menuju genting highland, tanpa pikir panjang rombongan mengambil arah genting highland. meskipun tengah malam kami tetap nekat jalan ke genting hanya untuk merasakan bagaimana hawa dingin di tempat itu ketika dini hari. maklum selalunya mengunjungi genting hanya siang hari tidak pernah pagi2 dini hari ketempat ini.
pukul 11.30 jam menunjukan dan kami sudah tiba di genting, memarkir kendaraan dan berjalan  selama lebih kurang 2 jam keseluruh area, mulai indoor theme park, ke outdoor theme park, mendaki bukit di tengan dinginnya malamm di kawasan genting highland yg saya perkirakan suhunya dibawah minus derajat,
semua atraction memang sudah di tutup tetapi tidak dengan tempat hiburan malamnya, seperti casino,  beberapa tempat play card,
tak puas mengitari indoor theme park kita pun keluar dan menuju ke outdoor park pada dini hari itu, haha seperti orang gila memang berjalan di udara minus dini hari tanpa ada tujuan yg pasti, sekedar hanya unuk menikmati suasana genting di waktu dini hari,

2 jam lama nya berkeliling di genting dan waktu menunjukan pukul 3 pagi, saya sudah sangat letih ingin kembali tidur dalam mobil,
akhirnya kami menyudahi trip dini hari itu dengan segera, dan kembali ke putra jaya.
saya benar2 terlelap didalam mobil sampai2 saya tidak sadar kalau ternyata mereka masih menyambangi satu tempat lagi di sekitar kawasan petaling street untuk sekedar bertemu dengan komunitas motor cross chef fauzan.
well saya di kurung di dalam mobil saat itu, mana parkir didalam basement. nasib dah molor sepanjang jalan, kk triyas ga tega katanya bangunin saya, dan memutuskan meninggalkan saya didalm mobil,
meskipun sebenrnya mereka hanya minum kopi saja untuk mengahangatkan badan.

perjalanan yg panjang hari itu, mulai dari taman negara yg penuh dengan kenangan manis, rumah atuk dengan sambal kemangi nya yg nampol, genting highland dengan udara pagi nya yg benar2 menusuk, dan tertidur dalam mobil, sungguh hari yg benar2 tak terlupakan,
say thank n big hug to chef fauzan and the crew, wkwkw yg sudah selalu mengajak kita kemana saja,
jalan2 ala couhsurfing 57, wkwkwkak

back to home sweet home @cyberr jaya

tips unutk taman negara
* selalu sedia dengan uang cash yg lebih dari cukup, karena benar2 tidak ada atm di wilayah itu, 
kredit card tersedia unutk pembayaran di bebrapa outlet seperti hotel tetapi ada 3-5% extra charge yg di kenakan
* jangan membawa luggage beroda, karena akan menyulitkan untuk membawa nya kmana2, gunakan tas carier saja sudah cukup
- siapkan perbeklaan dengan cukup
- beware of insect and snack

snapshoot the smallest part of the memories

Taman Negara Part-1

0 comments



awal tahun 2009 saya dan senior dari sekolah menengah kejuruan di jakarta yg saat itu sedang melakukan on the job training di salah satu hotel berbintang di putra jaya malaysia, memutuskan untuk pergi tracking dan ber camp ria ke taman negara pahang, the oldest tropicl rain forest in the world. kami sudah merancang sedemikian rupa jadwal libur kami, dan bersama chef fauzan kami merancang trip yg akan berlangsung selama 3 hari 2 malam itu. 


taman negara merupakan salah satu hutan hujan tropis tertua atau banyak yg menyebutnya sebagai (virgin rain forest ) yg sampai saat ini masih terjaga kelestariannya. terletak di pahang, malaysia, taman negara juga masuk ke dalam teritori kelantan, dan terengganu malaysia, dengan luas kurang lebih 4343 kilometer persegi wilayah atau lebih dari satu juta hektare, taman negara merupakan yg terbesar dan yg paling di jaga kelestarianya bukan hanya di malaysia tetapi juga di dunia.

saat itu saya dan rombongan berangkat pukul 2 dini hari dari putra jaya malaysia, kami berangkat dengan 2 mobil, dan  mobil melaju dengan keceptaan dia atas 90 km pada malam itu, kami mengambil arah kuala lumpur dan langsung straight away ke arah pahang, jalanan malaysia yg cukup lancar membuat kami tidak membutuhkan waktu yg lama, namun saya dan teman saya tertidur pulas di dalam mobil dan membiarkan siy chef menyetir mobil nya sendiri pada malam itu, ketika terbangun di pos pemberhentian petrol pada pukul 5 pagi kami sudah masuk ke area pahang lebih tepatnya di titik poin pertama kita jerantut,
kawasannya masih begitu asri  di ke dua sisi jalan hutan2 yg terjaga, sampai saya membuka kaca mobil untuk menikmati sejuknya udara pagi. ya untuk mengakses pintu masuk taman negara pertama titik poinnya adallah jerantut dan setelah itu dari arah  jerantut menuju kuala tembeling jetty point dan meneruskan perjalanan lagi ke kuala tahan dengan menggunakan boot selama 3 jam,
tak butuh waktu lama dari jerantut ke kuala tembeling jetty entry masuk, hanya sekitar 45 menit , tapi hari itu chef fauzan membawa mobil nya dengan slow karena hari masih terlalu pagi dan kita berpikir di jetty point petugas pun pasti belum stand by. meskipun jalan yg kita lalui masih begitu jarang dengan perumahan dan kawasannya masih begitu asri, tapi tidak usah khawatir akan tersesat karena tempat tersebut telah di lengkapi dengan petunujuk jalan yg memadai untuk ke arah kuala tembeling jety,

well, akhirnya kita sampai juga di kuala tembeling jetty, pukul 06.00 masih sangat berkabut dan dingin nya lumayan  menusuk badan. seperti dugaan kami, pos penjagaan belum dibuka hanya beberapa kedai tempatan yg sudah siap menjajakan menu sarapan pagi nya nasi lemak dan beberapa kue khas malaysia lainya seperti uli ketan. sambil menunggu sebelum sarapan saya berkeliling daerh jety point yg cukup lah untuk berlari 2 putaran menghangatkan badan, baru setelah itu menyantap sarapan secangkir teh tarik dan sebungkus nasi lemak lengkap dengan potongan telur dan ikan masin nya,

kami agak nya menunggu lama pada hari itu karena datuk yg menjaga pos untuk entry masuk ke kuala tahan baru datang sekitr pukul 8 pagi, belum lagi  karena masih pagi dan kita tidak membuat bookingan terlebih dahulu untuk masuk ke taman negara, jadi beliau agak lama untuk mempersiapkan surat ijin masuk dan fee untuk fotograf yg kita bawa, untuk 6 orang kita di kenakan RM 60 untuk membayar entrance fee dan asuransi selama kita didalam taman negara jadi ya cukup murah lah kocek yg kita keluarkan, dan untuk boot masuk ke dalam taman negara kita satu orng nya di kenakan biaya RM75 untuk go and return, 
datuk dalam pos  entry masuk juga memberikan nasehat singkat  selama berada di dalam taman negara national park, < sipp datuk kita akan patuhi semua nasihat mu >

semua sudah beres , boots yg akan kita gunakan juga sudah di prepare oleh pemandunya, so waktunya mengkemas2 barang menurukannya dari mobil dan membawa nya ke atas boot. jam menunjukan pukul 9.30 dan wktunya jalan, dari kuala tembeling jety menuju kuala tahan entry point taman negara, deru boot perlahan meninggalkan dermaga jety dan melaju melawan arus utnuk ke destinasi kita, kita melaju diatas sungai tembeling yg terbesar dan memecah bagian taman negara dan kwasan pahang ini, 3 jam di atas sampan bermesin ini membuat saya mual dan tidak terbiasa terombak ambik diatas nya,
untungnya pemandangan kiri kanan yg di penuhi atraksi kera2 kecil yg lincah itu membuat saya agak terhibur dan melupakan mual yg saya dera,
chef fauzan asik dengan gitar nya, dan bang ipin yg bersenandung lagu melayu nya, kk triyas asik dengan kamera nya jeprat jepret sna sini dan dua psangan muda lainnya teman chef fauzan yg asik memadu kasih di belakang kami,
satu jam pertama diatas boot kami semua menikmati perjalan ini denngan funny, tapi setelah itu perlahan suara mulai senyap dan kami pun terlelap diats boot yg melaju di temani mentari pagi yg mulai terik,
karena terlalu penat jadi saya pulas juga tidur selama satu jam lebih diatas boot, sampai juga kita di entry poin mutiara taman negara pahang malaysia, boots mulai menepi ke dermaga kecil, dan satu persatu dari kami turun bersama perlengkapan kemping yang kita bawa. karena yg paham betul daerah taman negara adalah chef fauzan jadi ya saya serahakan semua nya ke pada beliau, rencana kita akan ber-camp di dalam taman negara, dan kita langsung memutuskan untuk menyebrang sungai dengan menggunakan taksi air membayar RM1 sekali jalan, sesampainya di sebrang ternyata agak sedikit mengecewakan karena sudah semenjak tahun 2008 wisatawan yg akan ber camp di dalam taman negara tidak lagi di perbolehkan, dengan alasan tidak aman terhadap hewan2 liar seperti babi hutan yg ada di taman negara, karena sewaktu2 dapat mengacak2 camp area kita, dan hal itu pernah menimpa wisatawan dari new zealand yg kemah nya di hancurkan oleh babi hutan ketika di tinggal tracking,
setelah bertanya sebelumnya kepada orang tempatan, tak jauh dari dermaga tempat kita turun boots tadi ada area camping yg cukup aman dan relatif terjangkau, akhrinya kita memutuskan untuk camping diarea itu,
dengan biaya RM5 permalam kita bisa mendirikan kemah ditepian sungai tembeling fasilitas air dan toliet pun tersedia, jadi tidak terlalu khawatir untuk kami,



saat itu waktu menunjukan pukul 2 siang, dan kami mendirikan tenda di area yg telah kami sepakati,
berkemas area mendirikan tenda, rapi2 barang,  itu aktivitas saya dan teman2 sore itu, karena waktu sudah menunujkan sore hari kami memutuskan unutuk melakukan tracking ke dalam taman negara esok hari, dan sore itu kita sedikit berkeliling di kawasan setempat untuk bertanya2 dan mencari pemandu untuk tracking di ear cave.

 waktunya barbeque time sore menjelang malam pada hari itu, berhubung kita tidak sempat makan siang, jadi langsung dihajar saja dengan makan malam pada hari itu. chef fauzan dan ke 2 temannya memang sudah berpengalaman degan camp seperti ini, sehingga dia benar2 menyiapkan semua peralatannya termasuk alat memasak nya pun sudah sangat lengkap,
ayam , sosis, tempe, sambal, kerupuk menu kita malam itu, ayam bakar di temani sambal ulek dan kicauan burung , derai sungai tembeling yg menambah syahdu petang itu menambah selera makan kami.
nikmat nya makan malam saya hari itu, 
saya memutuskan untuk tidur awal meskipun jam belum menunjukan pukul 10, saya sudah terlelap tidur di dalam tenda, 
prepare untuk esok hari tracking dan dan mandi di sungai yg jernih

*to be continue



 
Ika Widi Footprints © 2011 | Designed by Chica, modified By Ika Widi, Jounal and Follow me