Blogger Widgets
Tampilkan postingan dengan label flashpacking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label flashpacking. Tampilkan semua postingan

la mosche di roma

0 comments

sobat jejak pernah terpikir akan suatu kata "terbesar dan termegah" , pasti bayangan sobat jejak tentang kedua kata itu sangat lah "wah" dan juga mengagumkan. apalagi jikalau yg dimaksud atau  yg di tujukan dengan kata-kata tersebut adalah sebuah bangunan paling agung untuk umat muslim. ya mesjid merupakan salah satu bangunan yg paling agung untuk seluruh umat muslim. dan bagaimana ceritanya ya, kalau mesjid yg katanya terbesar di tanah eropa ini berada di negara yg notabene juga menjadi ikon terbesar suatu agama yaitu Katolik. hayuu sobat jejak bisa membayangkan kedua ikon terbesar ini ada di satu kota, dan satu sama lainnya saling menghargai tanpa ada perbedaan yg significant. 

kali itu miss widi di berikan kesempatan untuk mengunjungi keduanya secara bersamaan di satu waktu. ya mengunjungi Vatican city di pagi hari nya, dan bertengger untuk menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim di sore harinya mengunjungi la moschea paolo pothogessi yg berada agak ke sudut kota roma. 
miss widi ga mau cerita banyak tentang vatican di post kali ini, hanya saja ingin lebih mengupdate banyak dan berbagi cerita gimna sih rasanya berada di "the largest mosque in europe" katanya ya,,  tapi jujur setelah sampai sana, miss widi kurang merasakan aura "wah" sesampainya di gerbang la moschea. satu faktor karena tempatnya ini tidak se "ramai" vatican city, dan sudut perkotaan roma. dan karena satu hal lagi, miss widi datang di saat hari sabtu, yg sedang tidak ada kegiatan atau acara resmi dari pihak management la moschea.

so cerita awal bermula dari surbuban train yg miss widi tumpangi untuk menuju stasiun pemberhentian dekat dengan la moschea. dan ternyata la moschea ini tempatnya tepat berdekatan dengan stadion paulo rossi tempat diadakannya event2 pertandingan2 bola international. (wah jujur miss widi juga baru tahu tentang stadion yg satu itu..)
di dalam train itu miss widi berkenalan dengan sesorang muslim juga. jangan heran ya sobat, kenapa miss widi tau bahwa ia muslim,


simpel aja ko, karena siy ibu sebelah miss widi ini menggunakan hijab juga, weekss cuma kulit kita saja yg membedakan, karena miss soniya dengan anaknya ini berasal dari sudut afrika yaitu ethiopia. soniya ini memang setiap weekend mengantarkan anaknya untuk belajar dengan sesama anak2 muslim lainnya di mesjid ini. (istilahnya kalo dikita sama seperti TPA setiap sore di lingkungan rumah.) kurang lebih 15 menit lah dari plasa euclide menuju stasiun camp sportovni tempat kita akan berhenti,
saya banyak bertanya2 kepada soniya tentang komunitas muslim di roma, diskriminasi dan sebagainya, dan beliau menjawab, "only in rome we can pray without worried in everywhere in italy, because they respect muslim, as we respect them" 
satu kata terucap saat itu dari saya,"wow" dengan masih memperhatikan senyum sumringah di wajah ibu yg tengah membetulkan jilbab, azra putri nya.
(jadi ga sabaran loh miss widi sobat jejak, gimana ya "wah" nya paolo porthoghesi itu.. 


dan singkat cerita, welcome to the largest mosque in europe miss widi. sangat mengagumkan bisa berada di tepian pagar mesjid ini dan menaikin setiap anak tangga menuju koridor2 dengan design yg berbeda dari kebanyakan mesjid lainnya, tapi ciri khas simbol bulan dan bintang tetap bertengger megah di atas kubah la moschea ini. mesjid yg berada di area seluas 3 hektare ini cukup terbilang berada di kawasan yg sejuk dan juga karena letaknya yg berada di surbuban area menjadikan mesjid ini tidak terlalu crowded.
dengan halaman parkir yg cukup luas menjadikan mesjid ini bisa menampung kurang lebih sekitar 2000 jemaah. wow bisa dibayangkan tidak, jumlah muslim yg ada di roma saja tidak sampai mencapai angka 2000 itu, nah kalo miss widi simpulkan, dari pertanyaan yg miss widi lontarkan kepada seniya, paling ramai ketika di gelar sholat idul fitri, jemaah hanya mencapai koridor2 yg ada di sisi sebelah kanan area mesjid ini, tidak sampai ke bagian bawah halaman2 yg membentang luas. (sayang banget ya sobat,, padahal kalo di negara kita sendiri, ketika sholat sampai ke lapangan2 bahkan jalan raya.)


ok lanjut, mengenai design interrior dan awal mula mesjid ini ya sobat, sepengetahuan miss widi yg bersumber dari berbagi media informasi, la moschea ini mulai di gagas dan didanai  oleh raja  faisal dari kerajaan saudy, dan kemudian di percayakan kepada designer italy paulo porthogesi.
dan total pembangunan mesjid ini mencapai kurun waktu 2 dekade, di mulai dari tahun 1974, tetapi batu pertama di letakkan di tahun 1984, dan mulai di resmikan di tahun 1995. 
kebayang lumayan lama ya sobat jejak pembangunan la moschea ini.. 

sayang pada kesempatan saat itu, miss widi tidak berkesempatan untuk sekedar masuk ke dalam main hall mesjid ini. karena hanya di buka ketika hari jumat, dan hari-hari besar keagamaan lainnya. so hanya bisa melongo dari balik jendela kaca, melihat bagaimana mewahnya lampu2 kristal yg bergelantungan menghiasi tempat utama mesjid ini.
tapi ada satu hal yg miss widi kagumkan dari design pintu masuk hall area ini. dengan ukiran kayu yg gagah dan menjulang tinggi, dibalut dengan ukiran baja. 
sangat di sayangkan juga, information center mesjid ini tidak buka setiap hari, kata soniya, fasilitas librari yg terdapat di area mesjid ini dan informatin centernya hanya buka di hari2 tertentu saja seperti jumat. 
so hari itu miss widi hanya berkeliling semua area sisi la-moschea ini dan juga banyak sharing bagaimana kehidupan muslim di roma ini dengan seniya dan sahabatnya. 
seniya bercerita bahwa selama dia belasan tahun menetap di roma, tidak mendapatkan perlakuan yg racism dari orang2 sekitar yg notabene berbeda agama. mereka sangat respect, terhadap komunitas muslim di roma. hanya saja mereka masih kesulitan untuk mendapatkan makanan halal yg komuditinya memang masih sangat terbatas. 


oia sobat jejak penasaran seperti apa cantiknya soniya?? ini loh dia, miss widi tidak lupa menyempatkan diri untuk mengabadikan gambar kita berdua, dan sampai saat ini kami pun masih berhubungan lewat email, i miss you n your daughter soniya, wish we have a chance to meet again someday. 




waktu senja , di sudut depok


cheerss

vagabond in krakow part 2

0 comments

sharing is still continue ya sobat jalan., melanjutkan cerita part 2dari nge-vagabondest alias gelandangan di krakow. mw review sedikit tentang glowny station ini ya.

glowny station  ini merupakan main station yg ada di krakow, link2 kereta dari negara2 eropa yg ada di sekitar poland biasanya dapat dijumpai dsini, major international trains conection between central europe . dan di glowny ini juga merupakan central kota nya, jadi kalau sobat  just arrived dari negara mana misalnya, dan sampai di glowny ini, aksesnya sudah mudah, karena banyak information center, hotel, dan untuk pecinta shopping persis didepan station  ini merupakan glowny gallery shopping mall yg cukup besar. dan tapi jgn salah tempat2 menarik lainnya yg bisa juga pasti ada ko. intinya ga bakalan deh kesesat atau nyasar di tengah kota yg banyak orang2 polish yg ramah2 nya. so jangan takut dan malu untuk bertanya. u'll never know if you arent asking.

mereng ya pemirsa, sorry for incovinient

langsung lanjut saja ya ke postingan terkahir di topik yg sama.
malam itu setelah menaruh sebagian barang2 di loker, kami bergegas untuk segera meninggal trainstation untuk langsung menuju wawel castle, untuk menuju wawel castle kita menggunakan tram.
tadinya kita berencana untuk menikmati suasana malamkota dari wawelcastle, tapi karena minimnya informasi yg kita punya, kita mendapatkan harapan kosong ketika memasuki gerbang wawel. ternyata malam itu castle di tutup karena sedang ada acara privat di dalam castle. alhasil kita rencana untuk menikmati malamdari wawel pun punah lah sudah. dan akan kembali lagi esok pagi ke wawel ini.
beranjak kaki meninggalkan wawel, ternyata oh ternyata malam mingguan di kota yg di juluki naganya poland nya ini tidak sesepi yg kami kira, malam itu sangat ramai, bahkan crowded mungkin karena summer time juga kali ya, toko2 soufenir yg tersebar di ke-2 sisi jalan ramai bersautan memanggil para pejalan kaki yg lalu lalang di jalan berbatu kotak itu. cukup lah untuk cuci mata karena melihat2 souvenir dan barang lain yg di jajakan. malam itu tujuan kami selanjutnya bukan toko souvenir ya. tetapi ke cathedral pauls n peter.

singkat cerita paul n peter cathedral ini katanya merupakan finest old church di krakow. lagi2 mengusung baroque style, cathedral ini di disigned oleh italian architect giovanni de rossi, dan beberapa kali dilakukan perombakan ulang terhadap interior dalam cathedral ini oleh Giovanni Maria Bernardoni.  dan yg finishing interior yg terakhir mengusung baroque style yg diselesaikan oleh Giovanni Battista Trevano ditahun 1605-1619.
oia kami hanya bisa melihat cathedral ini dari balik pagar besi yg bertengger didepan nya, karena close untuk public dimalam hari. so kami hanya bisa mengabadikan paul n peter cathedral ini dari luar saja.


lanjut lagi kaki melangkah ke sudut2 old town yg penuh dengan ratusan mungkin bahkan ribuan pasang mata yg saat itu memadati town hall ini. restaurant2, bar, cafe, hampir  tersebar di sudut town hall. lampu2 menara tak luput menghiasi malam yg cukup hangat malam itu. dan kami sibuk mengamati para wisatawan lain yg hilir mudik. malam itu entah waktu sudah menujukan pukul berapa, seperti sudah hampir jm sebelas malam kami menghabiskan putaran malam di town hall, di sela2 aktivitas, kami bertemu dengan satu keluarga polish yg fasih berbahasa inggris, lagi2 dengan senyum yg ramah kami saling bertukar informasi, dan saling bercerita hampir satu jam,. mereka sangat ramah dan baik sekali.

diarea old town hall square ini terdapat town hall tower dan satu monument yg berupa patung2.
di area tower tepatnya di first ground terdapat historical museum of krakow,  dan juga gedung pertunjukan theater. lebih lengkapnya pasti area ini di buka untuk siang hari.
oia kami baru sadar, karena setelah menyantap kebab yg kami buat didalam kereta siang hari itu, kami belum makan apapun selain cemilan, so karena waktu sudah sangat larut malam, dan kami memutuskan untuk beristirahat sejenak di warung cepat saji yg namany sudah sangat tidak asing. memesan beberapa potong makanan dan sejenak memikirkan akan tidur dimana kita nanti malam??
setelah hampir 2 jam numpang duduk di warung makan itu, kami bergegas untuk segera kembali ke glowny station, waktu menunjukan sudah diangka 1 pagi. karena sudah tidak ada tram yg beroprasi, kami akhirnya berjalan kaki menuju glowny station. masih ada cukup banyak orang yg berlalu lalang di pagi buta, tapi karena kami juga berkelompok kami alhamdullilah tidak worried terhadap ancaman2 negatif. dengan santainya kami jalan di sebrang sekelompok orang yg kami rasa sudah pada mabuk.



jalan kaki santai diawal hari tanpa matahari ternyata cukup mengasikkan, berlatar belakang kota cantik krakow, dan sedikit angin malam musim panas menambah suasana malam itu terasa cukup damai untuk kami ber-7 saat itu. sampai2 tak terasa kami pun tiba di glowny. ternyata memang benar main building nya di kunci. mungkin untuk mencegah para homeless people untuk tidak tidur didalam station, dan baru akan dibuka pada pukul 04.30 am. yasudah apa daya kami pun berkeliling peron dan area lain di sisi station,, pertama kami menuju peron intercity train yg baru selesai dibangun, awalnya kami memutuskan untuk berselonjor tidur disitu, tapi hanya bertahan tak lebih dari 2 jam, kami bergegas pindah ke tempat lain yg lebih hangat, karena peron tersebut angin malamnya cukup kencang dan membawa hawa cukup dingin. kami tidur dengan beralas seadanya karena tidak prepare sleeping bag ataupun matras dsb.
dan yg baru saya tahu tentang homeless people di europe itu di krakow ini pertama kalinya saya melihat mereka benar2 langsung. that means saya pikir homeless itu hanya ada di negara saya, tetapi ternyata di european country pun masih banyak homeless2 yg berkeliaran, bedannya hanya sedikit, mereka berpakaian sedikit rapi ketimbang homeless ala indonesia.
dan malam itu kami pun harus berbaur dengan mereka 1 malam, dan menjadi bagian dari mereka vagabondest alias gelandangan. hohohoho ini sebagian yg terekam dalam jepretan lensa.


sudah terbayar kan rasa penasaran sobat jalan melihat kami ber-gelandangan ria, berbaur dengan para homeless people satu malam. mungkin banyak juga sobat jalan yg memiliki pengalaman sama seperti kami???  di share ya jangan lupa saya tunggu cerita2 unik lainnya dari sobat jalan.

eitss tapi perjalanan belum selesai, the story still continue and still continue, see u on next post.



oia untuk panduan pocket krakow sobat jalan bisa mengunduhnya di link ini,

snapshot the smallest part of memories


keep on walking and look around you, 
u'll see how's the lucky you are not wasting your time.



vagabond in krakow part 1

0 comments

 post saya kali ini ingin sedikit menceritakan pengalaman saya dan teman2 ketika nge-flash pack ke salah satu sudut kota poland sebelah selatan, krakow nama kota itu. kota yg tidak jauh dari perbatasan czech-poland, tapi ternyata cukup lama perjalanan menggunakan kereta ke kota ini, memakan waktu kurang lebih 4 1/2 jam dari ostrava city. tapi maaf sebelumnya, sebenarnya perjalanan saya kali itu bersama teman saya dilakukan sudah beberapa bulan yg lalu, tepatnya pada bulan juli tahun 2011, tapi ya nda salah toh, kalau saya men-sharing perjalanan ternekad saya kali itu di tahun 2012 ini. ya itung2 sekalian untuk mendokumentasikan perjalanan kami. dan ini maps tujuan kami nge-flashpack saat itu.
maps, ostrava-krakow

well, langsung saja perkenalkan, anggota trip saya kali itu, ada 7 orang bersama saya tentunya, 
ada riando, mahasiswa HI salah satu universitas swasta ternama di jogja yg kali itu menjadi group leader kami, lalu para dokter2 muda dari universitas di malang, ada mas yoga, rifki, dan juga nidia yg menyemaraki perjalanan kali ini. dan yg terakhir saya dan 2 teman saya, ucita dan siska  selaku team tuan rumah. flashpack kali ini di lakukan di sabtu dan minggu, tetapi jumat malam mereka sudah berdatangan dari praha dan juga brno, biasa para pelajar selalu cepat disaat dibutuhkan, jumat malam mereka ber-istirahat di flat kami yg tidak cukup besar dan berbincang2 hingga larut malam, dan sabtu siang nya kita jalan ke krakow by train via, ostrava-katowice-krakow. perjalanan dimulai kali itu dari havirov , biasa sebelum berangkat kita ber narsis2 ria didepan flat hijau kami. dan menuju trains station yg berjarak 2km dari flat kami dengan berjalan kaki. sekalian untuk peregangan otot makanya kali itu kami tidak menggunakan bus ke train station. 
and the story begin from havirov.............


oia untuk flashpack kali ini saya tidak menyiapkan perbekalan yg cukup berarti, memang kami sudah merencanakan perjalanan ini 2 minggu sebelum nya, tapi ga tw kenapa buat nyusun intenary akan kemana saja kami di kota itu belum terpikir sama sekali,malah bawaan malas menyusun intenary menghantui kami, alhasil kami hanya mengandalkan mbah google dan lone*ly planet book sebagai perbekalan, dan akan kemana saja kami di kota itu akan di atur nanti setelah mengetahui situasi kota pada saat flashpack kami kali itu. dan untuk tempat bermalam dikrakow, sebetulnya saya sudah mencari referensi di booking.com, tetapi last minute saya lupa membooking dan ter bodohnya lagi saya tidak mencatat alamat hostel yg sudah sesuai kriteria kami, saya hanya simpan di bookmark,tetapi saat perjalanan saya tidak membawa notebook saya. that's way flashpack saya kali ini saya namakan flashpck ternekad saya. soo alhasil jadi vagabondest dah niy  dikrakow, eh tapi walaupun saya sebut perjalanan nekad, tapi jgn khawatir untuk tiket ke krakow ya, kita  pastinya sudah mempersiapkannya seminggu sebelum keberangkatan. karena saya memiliki kartu special diskoun train czech, saya membeli tiket pp havirov-krakow-havirov seharga 558 CZK atau setara dengan 22,5 eu. cukup murah lah harganya dibanding harus jalan kaki ke krakow, *lol. ok  let us see our story.
the ticket for remember
 perjalanan di mulai dari havirov train station menuju ostrava, dan setelah itu dilanjutkan dengan menggunakan kreta eurocity europe link dari praha-warsawa, di intercity train ini rombongan kami terpisah tempat duduk, karena memang pada saat memesan tiket 2 teman saya belakangan memesan tiket nya, perjalanan ostrava-katowice hanya memakan waktu 1jam40 menit saja. katowice ini salah satu kota yg berada di perbatasan poland dengan czech. tapi sudah masuk bagian poland. ketika transit kita terkejut karena ternyata stasiunnya tidak sebesar yg kita bayangkan. well cukup lah transit tidak begitu lama hanya beberapa menit sebelum kereta intercity poland datang, dan di kereta kali ini, kami bisa berada dalam satu room karena berkapasitas 8 kursi setiap room, so satu room kali itu kami ber-7 yg menguasainya. agenda yg kami lakukan didalam gerbong selain berbincang2 adalah sesi studiopoto dan restaurant cepat saji serta ruang karoeke. karena perut juga sudah lapar, kami membuat kebab ale2 didalam train, berbekal salad dan roti kebab dan sisaan ayam goreng menu sarapan yg sudah saya persiapkan, kami sajikan sebagai menu makan siang kali itu.
sudah kenyang makan kebab, dan puas bernyanyi2 di gerbong yg seperti private room itu, ga terasa satu jam sudah dari katowice dan tiba saat nya kereta akan mendarat di krakow plasow transtation. krakow plasow ini  bukan main station dari krakow, main station krakow adalah krakow glowni yg tempatnya cukup nyaman,tidak seperti krakow plasow yg setara dengan havirov station. 

well sampai distatisiun ini kami ber-7benar2 cukup bingung karena kami tidak mendapatkan information center, alhasil ando berinisiatif untuk menanyakan orang sekitar untuk bagaimana menuju krakow glowny atau city center.tapi rupanya orang yg ando tanyakan cukup berbelit2 menjawab pertanyaan kami. dan jadinya malah kami yg bingung harus kemana, yasudah kami memutus kan untuk mengikuti arus kendaraan dan orang2 ramai yg nampaknya berjalan lurus ke arah kota. sebelum itu saya mampir ke warung untuk membeli sebotol mineral water untuk bekal di perjalanan, untuk masalah bahasa polandia-czech itu ibarat indonesia-malaysia. samar2 dan hampir sama lah bunyi dan konsonannya, so ketika saya hendak membayarnya di kasir, me said "prosim, kolik to stoji a voda" sang ibu2 kasir pun dengan ramah melayani dan mengerti apa yg saya ucapkan, samar2 saya mendengar perkataan ibu "dve iste zluta"  dalamhati sambil berfikir, ohh artinya 2 zluta. sambil mengeluarkan pecahan 10 zluta dari kantong. 
ternyata lucky berawal dari membeli minuman di toko itu, karena saya bertemu orang yg tepat dan membantu kami untuk membeli tiket transportasi harian untuk ke city center glowny. dan yg terpenting mas2 yg saya tanyakan di toko tadi itu fasih berbahasa inggris. so dengan bimbingannya kami semua menuju tiket mesin yg ada di ujung jalan tak jauh dari toko dan langsung membeli tiket untuk satu harian berada di krakow. krakow termasuk kota yg murah dari pada ceko kalau menurut saya. lihat saja dari moda transportasi nya, tiket 24 jam all transportation hanya seharga 6 zluty untuk dewasa, dan 3 zluty untuk pelajar. soo tarif untuk pelajar hanya 3 zluty yg tidak ada 1 eu. tidak seperti moda transpostasi praha yg tidak membedakan tarif harian untuk pelajar ataupun dewasa. berkat polish man yg saya temui di toko itu kami sangat terbantu sekali,sehingga tidak minim pengetahuan kita tentang kota ini.

polish people memang terkenal ramah2 sekali ya sobat jalan, mungkin juga sobat jalan sudah banyak yg tau ataupun pernah merasakan hal yg serupa dengan kami di perjalanan. mereka sangat ramah dan bersedia memberitahu kita arah ketempat yg kita tuju dengan sangat detail. dan lelaki polish yg membantu kami itu malah men-guide kami sampai tram yg kami akan naiki itu datang. dengan ramah dia menunjukan tempat2 yg harus di kunjungi, seperti wawel castle, concentratiin camp dan beberapa  town hall yg menarik di malam hari. masing2 dari kita sudah memiliki tiket harian ditangan, so sewaktu tram nya datang kami sudah siap. tralalaaaa 15 menit berlalu bersama laki2 polish yg sangat ramah itu, sebelum pergi kami berterima kasih kepada dia dan say hello. dan perjalanan di krakow sore itu bermula dari sini..

tram yg saya naiki cukup penuh ternyata,  dan di tram yg sama, saya lihat juga para backpecker dengan keril yg mereka sandang, nampaknya mereka dari spain atau portugal, karena melihat guideing book yg mereka bawa berbahasa spanish, dan saya rasa mereka juga baru saja tiba di krakow, karena salah seorang dari mereka bertanya kepada teman kami bagaimana membeli tiket tram tersebut dengan bahasa inggris yg masih terbata2. berhubung kami pikir hanya dapat membeli jizdenky di ticket mesin yg terdapat di jalan, kami memberitahu kalau anda harus keluar dan mencari tiket mesin di luar, tapi ternyata lagi2 orang poland didalam tram membantu kami dan meluruskan jawaban kami. karena toh ternyata didalam tram nya itu sudah di sediakan ticket mesin. hahah maklum tram nya agak sedikit berbeda dengan yg di ceko, jadi pikir saya tiket mesin tidak ada di dalam tram nya. 
bertambah lagi satu knowledge tentang krakow ini
- orang nya  ramah2 
- ticket mesin tersebar dimana2, so tidak ada alasan untuk tidak membeli tiket
- moda transportasinya sudah canggih

ternyata cukup jauh dari plasow ke glowny, kurang lebih 10menitan kita berada didalam tram dan akhirnya, sampai lah kita di glowny. kenapa kita menuju glowny,?? pertama untuk mencari tempat penitiipan barang atau locker untuk menyimpan semua barang kita didalam loker, so ketika berkeliling tidak harus membawa semua barang yg berat karena akan menambah rasa pegal di pundak. 
ke2, untuk mencari sedikit informasi seperti membeli peta. ga terasa waktu sore itu cepet banget berjalan rasanya, tapi walaupun udah jm 6 sore matahari belum tenggelam juga, masih berdiri  codong dan hari pun masih sangat terang, ga sangka kita banyak memakan waktu untuk mencari2 hostel tempat bermalam pada sore itu, tapi berhubung tidak mendapatkan hostel yg cocok karena juga semua sudah fullbooked, alhasil akhirnya kami kembali ke dalam krakow glowny station untuk menyimpan barang2 kami diloker yg tersedia, tadi nya kita berencana untuk bermalam di glowny, tapi berhubung train building nya ditutup jm 23.30, terpaksa deh malam  hari itu kita harus mencari tempat bermalam yg aman.

hayoo, sobat jalan mw tau ya kami bermalam dimana malam hari nya???
simak lagi di post berikut nya ya... dont missing about it. 


bratislava castle

0 comments


tidak afdol rasanya kalau kita melakukan city tour ke suatu negara tapi tidak mengunjungi maskot negara tersebut.
selain napoleon dan ufo restaurantnya, bratislava juga memiliki landmark yg tak kalah famous nya dengan ke-2 tempat tersebut. ya tempat itu adalah bratislava castle. (bratislava hrad) terletak di atas bukit yg terdapat di sisi kanan danube river bratislava. untuk dapat mencapai castle ini, kita perlu berjalan ke atas bukit, pemandangan menuju castle di lengkapi dengan bangunan2 yg masih terjaga sebagai ciri khas negara2 slovak, jalananan berbatu dan sempit merupakan ciri khas dari old town negara2 slovak ini. 

gang sempit & berbatu ciri khas slovak

kontruksi bangunan dan design bratislava castle ini pertama kalinya di peruntukan kepada Maria Teresia ratu di masa kekaisaran hapsburg di abad ke-18 pada masa itu.
namun pada tahun 1811 castle ini mengalami kebakaran hebat hingga menghancurkan seluruh bangunan, dan sempat di diamkan tanpa rekruntuksi ulang selama 150 thn. dan setelah itu baru diadakan rekruntuksi untuk castle ini.

selama saya berada di napoleon city ini saya menghabiskan waktu di castle ini lebih lama di banding tempat lain. selain tempatnya yg confortable  dari castle ini kita juga bisa melihat keseluruhan kota. kalo ditarik garis lurus castle dan slavin monument sama2 terletak dataran tinggi dan sejajar. jadi dari tempat ini pun kita bisa melihat slavin monument.

sightseeing over bratislava hrad
di bratislava castle ini kita hanya boleh melihat2 di sekitar area castle ataupun memasuki museum yg ada di luar castle. tidak memungkin visitor untuk memasuki area dalam dari castle ini. saya tidak tahu alasan jelas nya kenapa kita tidak boleh memasuki area castle nya.
di castle ini satu yg sangat saya kagumi yaitu gerbang castle yg saya rasa sangat elegant di kedua sisi masuk nya. 
dan juga di area ini terdapat gedung parlemen yg letaknya hanya bersebelahan dengan castle.

saya menyempatkan diri untuk memasuki museum yg tak jauh dari gerbang masuk castle, dengan fee admission sebesar 2EU untuk harga pelajar, dan 3,5 EU untuk umum kita sudah bisa memasuki museum di dalam nya.sayang tidak di perkenankan untuk memotret didalam museum castle ini. isinya lebih kepada barang2 peninggalan milik ratu ataupun raja yg pernah menduduki castle ini. walaupun tidak di perkenakan untuk mengambil gambar di musem ini, tapi dengan melihat dan mengamati detail  setiap benda2 peninggalan yg ada, semua itu bisa terekam di mind sobat jalan.
this is shoot of ticket, just for remember




untuk yg sobat jalan yg memiliki kocek extra dapat mencoba restaurant yg sangat terkenal di area ini "restaurant hill castle" sobat jalan bisa menikmati suasana sky dining dengan view point, danube river dan city dari atas bukit ini bersama keluarga ataupun orang tekasih sobat jalan

so untuk sobat jalan yg mungkin akan mengunjungi bratislava jangan lupa untuk singgah ke bratislava castle ini. lebih enak berkunjung dimalam hari untuk dapat melihat landmark kota diwaktu malam.


snapshoots the smallest part of memories


keep on walking to reduce the pollution   

see u in  next post


slavin monument

0 comments


di post saya kali ini, saya ingin menceritakan sediki tentang salah satu monument bersejarah di bratislava. people called "the slavin monument" terletak di dataran tinggi atau bukit sebelah utara old town bratislava ibu kota dari slovakia. monument ini dapat di tempuh dari mana saja,  train station bratislava, ataupun dari old town. karena letaknya yg berada di atas bukit, jadi wajar saja kalau monument ini terlihat dari segala penjuru sudut kota. dan pasti butuh tenaga sekalian untuk membakar kalori untuk mencapai tempat ini.



monument ini dibangun di masa komunis sistem pada tahun 1960, untuk menghormati tentara slovakia yg  gugur ketika perperangan World war II  melawan nazi di masa itu. selain monument tempat ini juga dijadikan sebagai penguburan masal sekitar 6000an lebih tantara yg meninggal. pemakaman nya pun masih tersusun rapi sampai sekarang, bahkan masih terdapat foto2 para pejuang di beberapa makan yg saya temui, ya meskipun sudah tidak baik gambarnya. 


para jendral di lengkapi dgn foto
di makam mereka
the main point of this area adalah tugu yg menjulang tinggi, tidak setinggi tugu monas memang tapi ya cukup tinggi. di tugu ini terdapat 1 pintu utama di bagian muka, dan 2 lainnya di sisi kanan dan kiri bangunan ini. pintu utama yg terbuat dari baja ini terukir juga replika tentang masa dahulu bagaimana soviet army ini ketika menghadapi peperangan saat itu. dan di setiap sisi dinding bangunan ini pun terdapat simbol bintang yg bertuliskan daerah2 ataupun nama tempat di slovakia ini. saya tidak mengetahui apakah dalam bangunan yg berbentuk persegi ini dapat di kunjungi masuk atau tidak, yg jelas tidak ada petugas resmi yg menjaga area ini. 
tak perlu khawatir jika anda berjalan sendiri ke monument ini tanpa di dampingi guide ataupun couch, karena papan petujuk dan penjelasan yg tersebar di berbagai sudut area ini menggunakan beberapa bahasa yg sangat membantu para tourist.



selain sebagai cementry atau pemakaman para pejuang2 slovak, tempat ini juga dangat confortable di jadikan sebagai tempat berjalan2 dan melihat2 suaasana kota bratislava dari puncak bukit ini. dari tempat ini kita bisa melihat segala penjuru sudut kota, ufo restauratnt, bratislava castle, old city, danube river pun bisa kita nikmati sembari melepas penat sehabis mendaki puluhan anak tangga di entry point memasuki areal ini.
ketika saya mengunjungi monument ini pada summer 2011 lalu, meskipun agak terik, tapi dari atas bukit ini anginnya sedikit menghilangkan peluh yg ada. tak ayal saat itu saya hampir tertidur ketika tengah bersantai di monument ini. benar2 recomended sekali tempat ini untuk sobat jalan yg mungkin penat setelah berjalan2 di old town kota, nah sore hari nya bisa mengunjungi tempat ini sembari melihat sunset dari puncak bukit. selain udara segar dan hembusan angin yg menyejukan, tempat ini saya rasa juga untuk bisa mengingatkan kita, bahwa tidak melupakan rasa nasionalisme kita untuk tetap berjuag membela negara kita, sampai titik darah penghabisan yg dilakukan oleh para soviet army tersebut. well tempat ini intinya sama dengan yg kita miliki di jakarta, yaitu makam pahlawan kalibata. tempat peristirahatn terakhir para pejuang indonesia yg gugur di masa pki dan lainya.

Going there
- bus bernomer 147 dari train station tujuan akhir SLAVIN
 note: bus ini tidak going setiap jam tapi 2 jam sekali, 
- tram atau troley bus dari arah old town, goes every 20 minute
- bisa jalan kaki ke puncak bukit dari old town ataupn train station (ini yg saya lakukan sekalian olahraga siang hari itu) lumayan untuk membakar kalori. 30 menit dgn berjalan santai dari train station.
- FREE of admission to enter this monument
- pastikan pergi kesana disaat hari tidak hujan dan berkabut. karena pastinya sobat jalan tidak akan bisa melihat surounding dari atas bukit.

waktu yg terbaik mengunjungi monument ini adalah spring sampai dengan autumn, but the best moment menurut saya adalah tetap bulan agustus puncak musim panas. recomended pagi hari ataupun sore hari jika hendak pergi kemonment ini. jangan lupa untuk membawa sunblok jika tidak mau kulit anda gosong dalam hitungan menit. >_<


snapshoots the smallest part of memories






lets on walking  to reduce pollution




Putra Boulevard


selama 6 bulan lebih saya berada di malaysia untuk menjalani job training perhotelan dalam study saya,6 bulan amat singkat bagi saya, selain karena dulu belum punya niat untuk membuat short travel story, saya juga tak banyak membaca media pada saat itu. ya walhasil rasa nya ingin memutar waktu yg ada untuk kembali dan berkeliling lagi ke malaysia,

putra jaya sebuah kota kota baru di malaysia yang penuh dengan rancangan 100% atau banyak yg menyebutnya sebagai planned city,
pengalihan pemerintahan malaysia ke putra jaya merupakan ide dari perdana menteri tun mahatir mohammad, namun kuala lumpur tetap di jadikan sebagai ibu kota malaysia dan sentra keuangan malaysia, pemindahan kursi pemerintahan ke putrajaya dengan alsan karena di kuala lumpur memiliki banyak kemacetan dan tingkat kriminalitas super complek di banding kan dengan putra jaya.
putra jaya yg terletak hanya 20 km saja dari KLIA dan sepang internasional cirkuit membuat nya  sangat strategis dan mudah untuk diakses dengan apa saja, hanya dengan kereta klia transit dari kl sentral dengan kocek RM12 sekali jalan 25 menit anda sudah berada di putra jaya sentral, dan dari situ tinggal mengambil bus nadi putra no 401, 402, 100, 101, 102 anda sudah bisa mengakses all kawasan putrajaya dengan menggunakan bus. tak usah khwatir untuk bertanya, karena banyak informasi yg telah di sediakan di dalam bus ataupun di putra jaya sentral.


sepanjang mata memandang yg terlihat di kota ini tak lain adalah taman2 yg apik tersusun rapi, ya maklum saja putrajaya yg merupakan planned city sudah di rancang sedemikian rupa untuk di jadikan kota baru yg teratur apik dan sesuai dalam skema tun mahatir mohammad, putrajaya yg menuyunsun konsep "msc"( multimedia super corider) dipadukan dengan artistik taman2 nya membuat kota ini menjadi model city garden dengan jaringan informasi canggih berbasis pada teknologi multimedia, jadi  anda tak perlu khawatir untuk akses internet di kota ini, sepengatahuan saya hampir di setiap sudut kota ini memiliki akses free wifi unutk public, so bbm man tetep jalan dehh,,

pada main boulevard terdapat komplek perkantoran perdana menteri atau di sebut juga sebagai putra perdana building, dimana lokasi nya sangat strategis menghadap ke dataran putra, dengan mgambil bis dari putra jaya sentral bus no 101  dengn kocek RM3 anda sudah dapat mengakses tempat ini,cukup berhenti di stasiun masuk ke mesjid putra ( mesjid pink) anda bisa berjalan menelusuri dataran putra yg penuh dengan nilai arsitek,
jangan lupa unutk menyempatkan diri menyelusuri lake yg berdekatan dengan perdana mosque, anda dapat menuju lower ground  dan berkeliling dari tempat tersebut menikmati deraian air tasik putra. tak perlu khwatir jika perut keroncongan karena ada banyak cafe yg tersebar di lower ground dekat dengan lake yg ada. bagi anda yg memiliki kocek yg cukup coba saja cruise ship yg tersebar di lowe ground, dengan harga yg cukup variatif start over RM40 anda bisa menikmati sunset dari tasik putra dan berkeliling area lake putra lebih kurang selama 1 jam.
jika berminat untuk masuk ke dalam mesjid pun diperbolehkan dengan syarat anda mengenakan tudung menutupi kepala, tourist non islam pun di perbolehkan untuk masuk kedalam area mosque tidak ada larangan hanya sebelumnya menguhubungi counter pelawatan di entry masuk pink mosque ini.


© foto by: bella annisa


idul adha 2009 saya berkesempatan untuk sholad idul adha di mesjid ini, hehe beruntungnya saya saat itu, tapi untuk masuk ke area boulevard mobil tidak di perkenakan pada saat itu, jadi hanya sampai batas 1 km kita memarkir kendaraan , walhasil kita butuh waktu yg lumayan unutk jalan dari tempat parkir ke dalam mesjid, area ini bisa menapun 15000 jemaah. mesjid putra memiliki 3 area, prayer area "shan". ruang pembelajran dan ruang untuk berbagai macam aktifiti yg sering di selenggarakan oleh dewan mesjid,
dari bus rapid kl yg saya pernah lalui, mesjid  dari kejauhan seolah2 mengapung diatas air, ya memang ternyata tak lain konsep awal dari mesjid putra itu demikian, susunan batu granit merah muda nya menambah kesan bercahaya, karena mesjid ini menggunakan warna yg berbeda dengan kebanyakan mejid pada umumnya,






perdana putra building pun tak luput dari pantauan dari boulevard putra ini, bangunannya yg dari kejauhan seperti istana membuat paling menonjol yg terletak di tengah2 boulevard putra, dengan konsep arsitek malay yg islamic nya terkesan sangat elegan dengan kubah hijau di atas nya.
didalam nya terdapat kantor perdana mentri dan wakil perdana mentri, serta beberapa kantor penting lainnya economic council office dan ruanga2an untuk delegasi kenergaraan. perdana putra building ini tidak dibuka untuk umum, jadi hanya boleh di lihat dari gerbang perdana putra nya saja, sangat disayangkan memang tidak di perkenankan mengujungi bagian dalam nya untuk sekdar melawat ataupun melihat interior dalam nya.

putrajaya so proud memiliki mesjid terbesar dan menjadi salah satu icon wisata the new planned town ini.
dan saya pun senang karena bisa melewatkan solat idul adha di mesjid ini.tak hanya itu bagian taman mejid putra ini cocok untuk menikmati sore ria anda bersama keluarga, biasanya banyak warga sekitar mengunjungin tempat ini di kala sore hari dengan keluarga mereka, sepatu roda, bicyle, badminton ataupun permainan lain tak luput dari pantauan,
area yg nyaman, bersih dan masih natural menjadikan area boulevard perdana putra ini salah satu yg wajib anda kunjungi ketika ber backpack ke putrajaya,

so dont miss the real planned town in malaysia



Citadela

0 comments


Gallert Hill atau yg lebih terkenal dengan nama Citadela tempat yg paling nyaman, cozy banget untuk ngelihat seluruh view area buda dan pes area. 
untuk sampai di tempat ini lumayan mudah dan banyak sekali directionya. kalau dari old central market budapest tinggal straight away saja melalui liberty bridge, dan kemudian jalan masuk melalui tangga yg teradapat tak jauh dari area itu. 
dan kedua adalah melalui elizabeth bridge yg tepat berada di tengah2 area citadela dengan view khas nya berupa air terjun buatan.
nah saya kali itu mengambil route dari tempat elizabeth bridge ini. 


pengalaman menarik nya saya ketika akan menuju tempat ini adalah diajak muter2 oleh bus yg saya tumpangi. bukan muter2 sih lebih tepatnya saya yg teledor salah turun halte pemberhentian. terlewat 1 stop bus lumayan juga untuk jalan kaki menuruni jalanan berbukit itu untuk sampai ke gerbang awal pendakian ke gallert hill. oia dalam pendakian ke atas bukit saya bersama mr.james seorang bapak2 yg sudah lumayan berumur, beliau asal washington, fisiknya yg sudah cukup tua, tetapi semangat nya patut saya acungi jempol.


mungkin ada yg bertanya-tanya, "ada apa sih di citadela"? "apa yg menjadi daya tarik di tempat itu? dan sebagainya, saya coba jelaskan sedikit yg saya tau tentang monumentul place ini. 


dahulu kawasan citadela ini adalah sebuah benteng yg dibangun pada abad ke-19, kerajaan habsburgs pada masa itu mulai menyadari pentingnya membangun sebuah benteng yg dapat memantau seluruh kawasan. nah jadilah dipilih lembah tinggi diatas bukit ini sebagai benteng pengawasan pertempuran. nah dimasa sekarang ini benteng yg dulunya menjadi tempat pengawasan area kerajaan, telah berubah menjadi area restaurant yg cukup ternama di kawasan ini. 


yang menjadi maskot utama dari area citadela ini adalah patung liberty atau (szabadsag szobor) dengan tinggi 46 meter, tokoh dalam patung itu mengangkat kedua tanganya seraya memegang daun palm. dan juga ada 2 patung kecil yg berada di sebelah patung utama. patung liberty lebih sebagai patung momentum kebebasan untuk mengenang masa2 pencapaian tentara soviet hungary dari kekuasaan nazi pada masa perang dunia ke-2. liberty statue ini dapat sobat jalan lihat dari seluruh area penjuru kota. 


nah itu lah sedikit yg saya tau ketika sampai ditempat ini. karena  susah mencerna betul apa yg tertulis di sign boardnya. saya coba deh kapan itu nanya sepasang couple yg sedang jalan-jalan sore. orang budapest itu ramah-ramah lho sobat jalan.. menjadi solo traveller itu ga selalu harus membawa banyak keterangan untuk tempat yg akan kita tuju, melainkan gunakan aja apa yg sudah ada seperti "mulut" untuk bertanya pastinya. pokonya selain tempatnya yg cozy bgt, sejarahnya2 nya juga perlu sobat jalan tau, so bukan hanya sekedar ber-foto2 ria di suatu tempat.


selama mendaki tempat ini dari route elizabet bridge nanti sobat jalan akan menemukan patung Yesus besar yg terdapat di tengah2 bukit ini. tujuan saya sore itu pertama adalah area patung liberty pastinya. setelah dirasa cukup, saya mengelilingi bagian gallert hill ini. disepanjang sisi benteng, masih terdapat beberapa tanker tentara2 yg masih kokoh berdiri. 
karena dahulunya tempat ini juga menjadi area benteng pertahanan makanya segala atribut tentara2 masih terdapat disini. setelah itu saya menuju  bagian samping sebelah citadella restaurant. ditempat ini adalah sebuah museum soviet hungarian army. sore itu saya ga masuk kedalam museum, biasa waktu kunjungan sudah habis, karena terlalu sore saya mendatangi citadela ini. soo hanya bisa menikmati sunset saja dari tempat ini. 


nah yg saya bilang tempatnya cozy banget itu ya diarea ini. area puncak dari benteng. saya kala itu rela duduk di pinggiran benteng dan menikmati angin sejuk musim panas saat itu yg sangat semilir di kala sore menjelang malam. bukan saya saja pastinya yg menikmati senja kali itu. tetapi banyak juga sepasang muda mudi yg menikmati waktu berdua nya di tempat ini.. 
Kindly i just imagine that i'm here not alone, but with my beloved D. ohh but so pity i cant. on the wall that i was sat, i'm little bit crying, thingking of him that we can together, spend a lot time saw the nice landscape of town from those place. i can only wish, that someday i'll going to this place again with my beloved.
upss, maaf ya kalau agak melloww, biasa terbawa suasana tempat jadi deh cengeng nya keluar. apalagi kiri kanan muda mudi yg sedang berkasih. haha seolah-seolah terjepit diantara sesuatu yg mengasikkan tetapi kita tidak bisa melakukan apa dengan yg kita kasihi.
oia pengalaman buruk saya di tempat ini adalah masalah pengabadian gambar.. pertama saya mendapatkan kamera saya lagi2 freezing trouble, mungkin gara2 terjatuh di bus sebelumnya, so saya tidak bisa mengambil foto dengan leluasa, selanjutnya yg kedua adalah, tadinya saya mengaharapkan bisa menggunakan kamera cadangan dari hp saya, tetapi oh ternyata,, hp saya lowbat betul2 sudah tinggal 5% sudah sama sekali tidak bisa diharapkan untuk jangka waktu yg panjang selama saya di citadela. ya sudah lah saya memanfaatkan media yg ada dengan sebaik2 baiknya pada saat itu. 


waktu sudah menunjukan pukul 08.30 saat itu, masih cukup ramai, tetapi saya bergegas untuk turun. ada tips untuk sobat jalan yg sampai malam di tempat ini. penerangan di sepanjang jalan setapak menuju citadela ini kurang peneranganya. jika tidak ingin salah arah seperti saya, diharapkan membawa flash light atau jika tidak ikut rombongan tourist lain yg hendak turun. pengalaman saya ketika menuruni bukit ini adalah salah jalan. tadinya ingin langsung turun didepan liberty bridge, tetapi eh malah nyasar ke area elizabeth bridge. saya juga ga tau kenapa bisa sampai turun di sisi lain lembah ini, so far dibawa ketawa ketiwii aja pas udah tw salah jalan, mana udah malem lagi saat itu. untungnya masih banyak tourist2 lain yg juga turun. kalau tidak benar2 spokyy sekali kawasan itu.


baiklah saya sudahi sampai disini postingan saya kali ini. untuk sobat jalan yg mampir ke budapest, harap singgahi lembah citadela ini, jika anda ingin menikmati bagian Buda dan Pest dari satu sisi, ya hanya di citadela ini tempatnya. recomended banget bawa pasangan ketempat ini. yahutt deh pokonya. jangan lupa siapkan kamera, jangan sampai moment2 berharga anda tidak terabadikan.




*note : catatan jeprat jepret 
salama dibudapest lihat 
dialbum ini, mercy







Venice Of Malaysia

0 comments


continue dari page posting terakhir yg saya tulis setelah seharian muter-muter dan naik sampai ke sky bridge dan setelah itu beribadat ke batu caves, setelah itu lanjut ingin pulang ke cyber jaya, tapi ada obrolan sedikit ama siy metha yg kebetulan satu mobil dengan saya, mau hunting ke the mines shooping mall seri kembangan  untuk yg terakhir kali, yasudah di tengah perjalanan pulang saya minta di turunkan di terminal putra jaya central untuk pergi ke mines mall, berhubung 2 teman saya yg lain ada di mobil teman hotel yg satu nya lagi, jadi kita terpencar dan unlucky 2 teman saya tidak bisa ikut bergabung ke huntingan terakhir ini,

the mines shopping mall ini salah satu shopping mall yg berbeda dari shopping mall pada umum nya, karena yg special dari mines ini adanya danau yg dulu nya sebagai tambang timah dan di hubungkan dengan kanal2  kebagian dalam mall, danau yg cukup besar terdiri dari bagian utara dan selatan. 
maka dari itu kawasan ini dinamakan "mines" ya karena satu sebabnya mungkin dulu sebagai area pertambangan. mall ini merupakan bagian dari the mines resort city dimana merupakan kesatuan dari mines wonderland theme park, mines resort & golf club, palace of golden horses hotel, and mines international exhibition & convention center, semua area itu berada di area mines resort city yg berada di seri kembangan selangor malaysia


perjalanan kurang lebih 45 menit by rapid kl nomer 414 dari statsiun putra jaya sentral ke depan mines. baru pertama kali nya pergi ke mines dengan menggunakan sarana umum seperti ini, sengaja saya dan teman saya duduk tepat di belakng supir rapid kl, untk bisa bertanya turun dimana nanti untuk sampai ke mines, untung bapa2 separuh baya itu dengan logat jawa melayunya memberikan rute2 nya, dan ketika sampai tempat tujuan dia membrentikan rapid kl untuk kami, tapi bingung ketika turun dari bus, nyari pintu masuk nya dari sebelah mana, karena biasanya melalui basement parkiran yg tinggal naik lift saja sudah sampe ke area mall,, dan tidak perlu menggunakan water taksi untuk bisa masuk ke area mall.
tanya2 lagi deh akhirnya, tapi sukses lho, akhirnya menemukan pintu masuk nya, yap menggunakan water taksi untuk bisa mengakses area mines shopping center. dengan tiketnya yg cukup terjangkkau hanya RM2 sekali jalan. water taksi ini berangkat 20 menit sekali, walaupun sepi penumpang water taksi ini tetep jalan tidak nunggu sampai penuh, saat itu saya hanya ada saya, teman saya dan 1 couple dalam water taksi itu, kapasitas 1 kapal 15 orang hanya diisi 4 orang penumpang ke bayang kan gimana kosong dan lega nya water taksi itu, danau yg cukup bersih dan terjaga, maklum lah negara yg benar2 pesat n teratur jadi semua terjaga kebersihannya. 
water taksi ini tidak langsung straight away ke tujuan kanal dalam yg masuk ke area mall, tapi ya setengah jalan nya berkeliling2 mengitari area danau yg cukup luas, dari water taksi kita bisa melihat sebagian kawasan mines, hehe maklum tiket hanya 2 ringgit ga da lah ceritanya bisa keliling semua area, lain ceritanya klo cruise ship. well,, di atas water taksi sempat ngobrol2 ma pengemudinya yg kebetulan mas2 jawa ( padahal thailand) , awal nya thu mas2 saya kira orang melayu, dengan pede nya ngomong melayu deh, 
"pak cik dah lama ke keje kat sini"
hehe dia malah jawab dengan senyuman, trs ngomong inggrs2 logat thai dah,
"i cant speak malay, can u speak english girl"


kaget bgt mas2 itu ngomong inggris ternyata wajah nya menipu, tak pikir sampean wong jowo mas,, wealah nyata ne wong thai wkkwkw, ketawa ngakak sama siy metha
ok ok singkat ceritanya mulai lah ngobrol, and saya ngerequest buat berhenti  di dekat fountain yg ada di tengah danau, awal nya mas2 itu nolak karena alesan jadwal yg sudah tetap, tapi akhrinya saya dan penumpang yg couple itu berhasil membujuk mas2 itu, water taksi berhenti 10 menit ditengah danau, dan saya pun bersnapshot  ria diatas water taksi, sampai siy mas2 itu saya pinjam kendali stirr nya, dan dia memotokan saya dan teman saya, misi nyuruh mas2 berenti di tengah2 danau berhasil2,, yiiipiiiii
penuh dengan nuansa cina yg serba memerah pada dekorasi dalam kanal , merah maronn membara, 
30 menit diatas water taksi lumayan lah menghilngakan penat.
its shopping times, n nyegerin mata liat yg fresh2, meskipun pasti tidak bisa mengitari semua area mall, karena waktu sudah terlampau sore dan saya dan metha pun sudah letih untuk berkelililng sepagian.


jadi apabila anda bosan selepas berbelanja bisa mengambil waktu minimal 30 menit menaiki taksi air ataupun cruise untuk menikmati danau dan berkeliling di sekitar the mines shopping mall ini, atau jika ingin lebih puas mengitari area mines resort city ini anda bisa mencoba cruise yg akan membawa anda berkeliling2 seluruh area mines. 
dengan kocek RM42 untuk  bisa menikmati full package tour cruise seluruh wailayah mines lengkap dangan guiding history of mines dan berkesempatan juga untuk merasakan water lift dan entrance fees untuk menuju area musical fountain yg biasa nya diadakan malam hari

usually people called mines as a venice of malaysia
so happy shopping like in Italy guyss,,,
but remember dont through out the waste to the lake,
be a kind for our nature

credit* malaysiavacationguide

all the snapshoot of mine can you visit this " snapshoot the smallest part of the memories"






Tempat Suci itu Ada di dalam Batu

0 comments




siang itu selepas menyantap makan siang di salah satu kedai mamak (toko makan orang india islam di malaysia) saya beserta 3 teman saya dan 3 kawan malaysia yg masih segar bugar walaupun sudah berkeliling di taman menara petronas, kita melanjutkan untuk meneruskan perjalanan ke batu caves, sebuah kuil hindu terbesar untuk kawasan  malaysia yg berdiri kokoh di dalam goa batu.

berjarak tak kurang dari 13 km saja dari menara petronas membuat waktu nya tempuh tak begitu lama untuk sampai ketempat ini,



beruntungnya saya saat itu bersama kawan malaysia yg siap mengantarkan saya dan teman2 saya kemana saja, no need take a long time untuk naik kendaraan umum ( maklum siswa training yg mengandalkan hemat untuk jalan-jalan)


ps* untuk info ke batu caves jika menggunakan kendaraan umum bisa naik bus intrakota no:11D pasar mini, atau bis cityliner no.69 dari jalan pudu
kisaran tiket RM 10



akses jalan menuju batu caves yg sedikit trouble ketimbang kawasan putra jaya yg cukup tertib, membuat saya dan rombongan harus bersabar untuk bisa masuk ke area parkir, maklum saat ini juga sedang di lakukan pelebaran jalan untuk akses menuju kawasan ini, di samping itu banyk juga pedagang yg memenuhi sepanjang jalan menjual atribut persembahyangan untuk umat hindu yg ingin sembahyang di dalam kuil.
but actually nice, saya sedikit belajar tentang multikultural dari macam2 etnik yg saya temui selama di perjalanan.

tidak perlu fee entrnce untuk masuk ke dalam area batu caves ini, hanya perlu membayar RM 5 untuk parkir bagi anda yg membawa kendaraan pribadi, 

semerbak aroma dupa yg saya hirup ketika pintu mobil terbuka, ya baru di area parkiran saja dupa sudah bertebaran di mana2, ga bisa saya bayangkan bagaimana di dalam sana, pasti lebih kental aroma dupa nya,
well,, satu teman saya sudah mulaii angkat tangan dan memasang muka melas se melas2 nya, ketika menoleh ke arah "dewa emas" sebutan teman saya untuk patung besar di area batu caves ini, 
ya tatapan matanya menuju ke ratusan anak tangga yg menjulang ke bagian atas goa,
klo saya siy masih banyak tenaga yg tersimpan sekalian membakar lemak yg ada setelah menyantap tomyam seafood menu makan siang tadi. jadi semangat 45 dehh untuk meniti ratusan anak tangga.

sebelum olahraga nanjak , ngasih makan dulu ah ke burung2 pigeon  yg berterbangan di mana2, well saya suka pigeon tapi saya tidak suka akan kotorannya yg bertengger di mana2, potongan roti yg saya sebar pun lahap di santap oleh pigeon2 liar itu. and  let's go to the cave...


meta teman saya yg sudah  memasang muka manyun nya itu tetap tidak mau diajak ke atas yasudah terpaksa dia menunggu di bawah dengan bang kuswady  rekan hotel yg menemani saya.

bru setengah jalan, dah lemes niy dengkul, maklum jarang olahraga selama training,
bru kira2 di 100 anak tangga saja pemandangan kl dan sekitarnya dari tempat ini sudah lumayan ok lah, apalagi diatas, lanjut lagii kay,, ahh, saking semangat nya lupa ga bawa minum ke atas,
mana ga da tukang jualan minum lagi di atas, yg ada air rembesan dari stalagnit yg menetes dari atap goa, ga mungkin kan minum air itu, yasudahlah menelan ludah aja buat sebentar menutup dehidrasi.
terkagum dengan ciptaan NYA yg maha sempurna walupun di area ini bukan muslim kusus nya tapi, mahakarya Sang Pencipta terlukiskan dimana pun tak mengenal agama. saya terkagum saat pertama berdiri di anak tangga terakhr, menikmati pemandangan ke arah kota, menatap menara kembar itu dari kejauhan yg bebarapa jam sebelum nya saya berada di antara kedua menara kembar itu. membalikan diri 180 derajat saya menatap  kokoh nya goa yg di jdikan sebagai tempat suci bagi umat hindu ini,
actually nama kuil nya "kuil Sri Subramaniyar Swami Devasthanam" welll tpi saya masih penasaran siapa nama patung dewi emas itu,

berjalan dalam goa biasalahh ada bau2 anyir dari para mahluk penghuni goa siy hewan nokturnal, dan tak asing lagii untuk saya dengan bau2 seperti ini,
sepanjang goa terdapat banyak sekali statue tentang dewa dewi dalam agama hindu, ehm, ya nama nya jga kuil wajarlah ada banyak patung ( kita harus hormati perbedaan, tidak boleh saling menyepelekan)
yg pnting dengan tertib dan tidak mengganggu pribadatan mereka yg sedang beribadah,

ehm, walaupun itu tetep sempet narsis juga di dalem nya yg penting tidak  ganggu mereka yg sedang khusyuk berdoa pada dewa nya. ada satu yg menarik di dalam goa ini, yaitu ular dan monkey yg di istimewakan di goa ini, dan mereka jinak sama seperti monkey2 di bali yg di istimewakan,
tapi perlu berhati-hati klo membawa kantong kresek ataupun tentengan ke dalam batu caves bisa jadi itu langsung di samber atau di toal toel ama siy monkey2 lucu itu,,

ada 3 goa dalam batu caves ini, yg terbesar ya ini lah goa tokong yg saya kunjungi atau disebut juga  temple cave karena di dalam nya ada kuil utnuk persembahyangan,
yg kedua ada goa kelam ( darkness cave ) yg perlu membayar entrnce fee dan sebuah guide untuk masuk kedalam nya, krena di butuhkan pengaman badan dan masih sangat alami formasi batu2an stalaktit nya,
satu lagi goa art ( art gallery cave ) yg terletak di kaki anak tangga, berhubungan keterbatsan waktu saya hanya bisa mengunjungi temple cave n darkness cave,
kusus darkness cave cuma hanya mulut goa nya saja ya, dan membaca informasi yg ada di dalam nya, karena keterbatasan waktu dan membayangkan teman saya yg ada di bawah sana, pasti bossan klo harus menunggu berlama2, oia tidak hanya di dalam goa saja para penghuni batu caves ini berkeliaran tapi di sekitar anak tangga pun para kurcaci ini sudah berkeliaran dimana2, hehe jdi menyempatkan diri untuk foto bersama mereka, sayang tidak ada pwang untuk para kera ini, padahal kan enak klo ada pawang nya, membayangkan bisa menggendong mereka ( ngarep )

*tips 
pastikan selalu membawa uang ringgit pecahan kecil untuk membeli barang ataupun shovenir, karena ada sebagian pedagang ada yg mengambil trik dengan alasan tidak ada kembalian, dan mereka menawarkan opsi utuk mengambil satu jenis barang lainnya, jgn terkecoh untuk hal itu ya,,
 jgn lupa untk berbagi makan untuk pigeon2 cantik itu ya.



well, perjalanan budaya kali ini cukup sampai dsini, karena waktu sudah tidak bersahabat, karena salah satu teman yg mengantarkan saya dan ke 3 temn saya ada shift siang seharusnya tapi dia merelakan untuk mengantrakan kita berkeliling2, thnk you bang kuswady, dan akhrinya kita harus kembali ke cyber jaya tempat kediaman kita semula,,



ga berhenti sampe sini deng perjalan hari itu, masih ada satu tempat lagi,  menjelajahi mines mall n resort nantikan ceritanya,


 
Ika Widi Footprints © 2011 | Designed by Chica, modified By Ika Widi, Jounal and Follow me